Diduga Kelelahan, Pengawas TPS Pingsan

Dwi H Putra    •    Rabu, 24 April 2019 | 14:46 WIB
Lokal
Ketua Bawaslu Bangka, Corry Ihsan (kemeja putih) didampingi koordinator divisi dan staf Bawaslu Bangka ketika menjeguk Irmawati seorang pengawas TPS yang sempat mendapat perawatan di rumah sakit.(dwi/wb)
Ketua Bawaslu Bangka, Corry Ihsan (kemeja putih) didampingi koordinator divisi dan staf Bawaslu Bangka ketika menjeguk Irmawati seorang pengawas TPS yang sempat mendapat perawatan di rumah sakit.(dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Irmawati (38) salah seorang Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) yang bertugas di TPS 13 Kelurahan Sri Menanti Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka, sempat mendapat perawatan di salah satu rumah sakit di daerah itu selama enam hari, setelah jatuh pingsan saat mengawasi proses penghitungan suara pada 17 April 2019.

Seperti diungkapkan Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka, Corry Ihsan kepada wowbabel.com di ruang kerjanya, Rabu (24/4/2019), mengatakan sejak proses pencoblosan pihaknya terus memantau kondisi pengawas di TPS, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti di daerah lain diluar Bangka Belitung.

"Kami terus pantau petugas pengawas di TPS, hingga saat ini data yang masuk ada satu orang," kata Corry Ihsan.

Dijelaskannya Irmawati seorang pengawas TPS jatuh pingsan sekitar pukul 02.00 WIB  pada 18 April 2019 lalu dan  langsung dibawa petugas TPS ke salah satu rumah sakit di Sungailiat.

"Mungkin disebabkan kelelahan, kurang istirahat sehingga kondisi tubuhnya drop dan pingsan," jelas Corry lagi.

"Kami sudah menjenguknya ke rumah, alhamdulillah sudah dibolehkan pulang oleh pihak rumah sakit, hanya butuh istirahat," ujarnya.

Corry menambahkan Irmawati merupakan salah seorang dari 871 petugas pengawas TPS yang direkrut Bawaslu Bangka beberapa waktu lalu, untuk mengawasi seluruh tahapan pelaksanaan Pemilu 2019 terutama pada hari pencoblosan.

"Minggu ini masa tugas semua sudah selesai, karena sesuai kontrak satu minggu setelah hari pencoblosan," terangnya.

"Tidak ada bantuan khusus dari Bawaslu, tapi semua biaya yang dikeluarkan pengawas selama di rumah sakit akan digantikan lagi oleh Bawaslu," tukas Corry.(dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE