Erika: Pelaku Serangan Fajar Bisa Dipidana

Kordiv HPPPS (Hukum, Penindakan Pelanggaran, dan Penyelesaian sengketa) Bawaslu Kabupaten Bangka Barat Erika Herlina.(rul/wb)
Kordiv HPPPS (Hukum, Penindakan Pelanggaran, dan Penyelesaian sengketa) Bawaslu Kabupaten Bangka Barat Erika Herlina.(rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Kordiv HPPPS (Hukum, Penindakan Pelanggaran, dan Penyelesaian sengketa) Bawaslu Kabupaten Bangka Barat Erika Herlina menyatakan akan melakukan antisipasi serangan fajar dengan patroli pengawasan.

Hal ini disampaikan ketika ditemui wartawan di Kantor KPU Bangka Barat usai pelepasan distribusi logistik, Selasa (16/04/2019).

"Kita bekerjasama dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, dan juga Dandim kita tetap menurunkan personil, kita instruksi dari Bawaslu RI patroli sampai besok pagi," ujar Erika.

"Dan petugas kita PKD dan PTPS di lapangan diharapkan ikut turun Shalat Subuh berjamaah di masjid-masjid untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan yang  dilakukan parpol yang nakal,” imbuh Erika.

Erika Herlina menyatakan jika ada parpol, caleg, dan timses yang ketahuan melakukan serangan fajar akan di proses sesuai ketentuan.

"Kalau itu mengarahkan ke pidana tetap kita bekerjasama dengan Gakkumdu sesuai dengan aturan,” tegas Erika.

Erika mengimbau masyarakat melaporkan jika ada yang memberikan uang dan lakukan serangan fajar.

"Sudah kita sosialisasi kan ke masyarakat untuk jangan takut melaporkan apabila ditemukan memang ada money politik di masa tenang ini" katanya.

Erika menambahkan jika ada masyarakat yang menerima uang di masa tenang bebas sanksi di undang-undang.

"Tapi yang memberikan itu memang ada sanksinya, jadi kita imbau masyarakat tidak menerima uang ataupun barang di masa tenang ini .Tidak ada aturan untuk yang menerima ini, yang pemberinya ada sanksi," tukas Erika.(rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL