Ratusan Mahasiswa Babel Deklarasi Pemilu Damai 2019

Firman    •    Sabtu, 13 April 2019 | 19:58 WIB
Lokal
Deklarasi Pemilu Damai 2019 oleh mahasiswa se-Babel. (firman/wowbabel)
Deklarasi Pemilu Damai 2019 oleh mahasiswa se-Babel. (firman/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Bangka, menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk 'Peran Mahasiswa Menanggapi Isu Gerakan Putihkan TPS dan Gerakan Rabu Putih pada saat Pencoblosan Pemilu 2019', di Hotel Grand Mutiara Pangkalpinang, Sabtu (13/4/2019).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari KPU Bangka Belitung (Babel), Bawaslu Babel, MUI Babel dan Polres Pangkalpinang, juga dihadiri Bem Stisipol, Bem Polman, Bem Stikes Abdi Nusa, Bem STKIP Muhammadiyah, IAIN SAS, MPTD Babel,

Komisioner Bawaslu Provinsi Bangka Belitung, Bidang Kordiv Hukum Data dan Informasi Dewi Rusmala menyampaikan ucapan terima kepada mahasiswa Babel.

"Yang telah menyelenggarakan acara FGD ini, kami dalam hal ini sangat mendukung kegiatan ini, kita pun tadi sudah menyampaikan hal-hal positif tentang maraknya isu-isu hoax yang saat ini ramai beredar," kata Dewi.

Lanjut Dewi Rusmala terkait adanya isu-isu hoax atau pun pelanggaran yang dilakukan para Paslon, pihak Bawaslu sesuai dengan tugas dan fungsi akan terus melakukan pengawasan serta penindakan.

"Terkait adanya isu-isu gerakan Putihkan TPS atau Rabu Putih pada pemilihan 17 April nanti, kami dari Bawaslu akan terus melakukan pengawasan di tiap-tiap TPS nantinya. Kalau misal adanya ancaman atau interpensi serta membuat kegaduhan di TPS, seperti di suruh memilih ini atau ini, yang kira-kira kami anggap menjadi pelanggaran pemilu akan kita tindak tegas sesuai dengan tugas dan fungsi kita," ungkap Dewi Rusmala.

Sementara itu, Ketua Panitia FGC Tabrozy mengatakan, acara ini diselenggarakan bertujuan untuk mencegah terjadinya, fitnah, hoax, dan ujaran kebencian yang semakin merajalela dengan adanya isu gerakan Putihkan TPS dan gerakan Rabu Putih.

"Kita sebagai mahasiswa Bangka Belitung mengajak seluruh masyarakat dan mahasiswa yang ada di Babel jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu tersebut, tapi kita sebagai mahasiswa, akan mengantisipasinya itu agar tidak terjadi kepada masyarakat," jelasnya.

Selain itu Tabrozy juga mengimbau, kepada masyarakat dan mahasiswa agar tidak golput dan jangan takut untuk datang ke TPS, karena satu suara sangat berguna untuk negeri Indonesia di masa yang akan datang.

"Karena TNI dan Polri menjamin keamanan bagi masyarakat yang datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya pada 17 April nanti," ajak Tabrozy.

Diakhir acara, ratusan mahasiswa mendeklarasikan Pemilu Damai 2019 yang berisi :

1. Mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilu pada pemilu 17 April 2019, secara bebas dan nyaman, tanpa rasa takut atau merasa terintimidasi oleh kelompok manapun.

2. Mengajak masyarakat tidak mempercayai isu akan adanya kerusuhan menjelang dan pasca pemilu.

3. Mengajak seluruh element masyarakat dan mahasiswa untuk membantu penyelenggara Pemilu 2019 bisa berjalan aman lancar dan damai.

4. Polri dan TNI siap mengamankan situasi hari pemungutan suara dan penghitungan suara di TPS-TPS, ayo ke TPS jangan sampai kita golput. (Firman/wb)

Halaman