Bawaslu Basel Buka Posko Pengaduan C6

Aston    •    Sabtu, 13 April 2019 | 19:52 WIB
Lokal
Posko pengaduan C6 Bawaslu Basel. (Astoni/wowbabel)
Posko pengaduan C6 Bawaslu Basel. (Astoni/wowbabel)

TOBOALI, www.wowbabel.com - Jelang Pelaksanaan Pemilu 17 April 2019 mendatang, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Selatan membuka Posko Pengaduan Formulir C6.

Dibukanya posko pengaduan ini mengingat sudah dimulainya jadwal pendistribusian Formulir Model C6, dan bagi pemilih yang terdaftar dalam DPT namun tidak mendapatkan formulir C6-KPU dapat melaporkan ke posko Bawaslu Basel.

Azhari selaku Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubal Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan mengatakan, dibentuknya posko pengaduan formulir C6 ini bertujuan agar Pemilih yang terdaftar dalam DPT yang tidak mendapatkan formulir C6 dapat datang ke posko dan mengajukan pengaduan.

“Dibentuknya posko pengaduan C6 ini salah satunya bertujuan untuk melindungi hak pilih setiap masyarakat. Dengan adanya posko ini, masyarakat dapat menjadikan kami sebagai perantara untuk mendapatkan Formulir C6 yang akan dibawa pada hari pemungutan suara,” ujar Azhari, Sabtu (13/4/2019).

Ia mengimbau agar masyarakat turut berperan aktif dalam mendapatkan formulir C6. Jika pemilih belum mendapatkan Formulir C6, diharapkan untuk melaporkan hal tersebut ke KPPS atau datang ke posko yang telah disediakan oleh Bawaslu.

Ia menjelaskan, Pasal 13 ayat (1) Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Pemungutan dan penghitungan suara dalam Pemilihan Umum menyebutkan bahwa, Ketua KPPS dibantu anggota KPPS menyampaikan formulir model C6-KPU untuk memberikan suara kepada pemilih yang terdaftar dalam DPT di wilayah kerjanya paling lambat 3 (tiga) hari sebelum pemungutan suara.

Pasal 14 ayat (1) juga menyebutkan bahwa jika sampai dengan 3 (tiga) Hari sebelum hari Pemungutan Suara terdapat Pemilih yang belum menerima formulir Model C6-KPU, Pemilih yang bersangkutan dapat meminta formulir Model C6-KPU kepada ketua KPPS paling lambat 1 (satu) Hari sebelum hari Pemungutan Suara dengan menunjukkan KTP-el atau identitas lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (3).

Sementara Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan Amri mengatakan, selain membentuk posko pengaduan Bawaslu Kabupaten Bangkan Selatan juga melakukan monitoring terkait pendistribusian formulir model C6-KPU ke desa-desa.

"Hal ini bertujuan untuk memastikan pendistribusian formulir model C6-KPU telah terdistribusi kepada pemilih di lapangan," tukasnya. (Astoni/wb)

Halaman