Pria Mabok Berulah di TPS saat Pencoblosan

Tim_Wow    •    Rabu, 10 April 2019 | 16:08 WIB
Lokal
simulasi pemungutan dan penghitungan suara pemilu serentak 17 April 2019, yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang, Selasa (9/4/2019).(dag/wb)
simulasi pemungutan dan penghitungan suara pemilu serentak 17 April 2019, yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang, Selasa (9/4/2019).(dag/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Seorang pria tiba-tiba menyeruak masuk ke dalam TPS saat proses pencoblosan pada Pemilu 2019 tengah berlangsung, di TPS 06 di Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung.

Dengan kondisi sempoyongan sembari membawa selembar kertas berisi undangan untuk datang ke TPS, pria bertubuh gempal itu terus  berusaha menyakinkan petugas, jika dirinya ingin menggunakan hak pilihnya.

Agar tidak mengganggu pemilih lainnya, petugas KPPS langsung membawa pria itu keluar arena TPS, yang kemudian langsung diamankan petugas Pam TPS dari TNI/ Polri.

Pria tersebut diketahui dalam kondisi mabok berat, namun kondisi kembali kondusif setelah sang pria diamankan.

Situasi tersebut terjadi bukan dalam kondisi sungguhan, melainkan hanya simulasi pemungutan dan penghitungan suara pemilu serentak 17 April 2019, yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang, Selasa (9/4/2019).

Aksi ini sengaja diperagakan guna mengantisipasi hal yang tak diinginkan, khususnya guna membuat petugas selalu sigap dalam menanggapi persoalan sampai selesainya proses pencoblosan hingga perhitungan surat suara.

Komisioner KPU Pangkalpinang, Yusmayadi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian sosialisasi kepada masyarakat untuk pemilu 17 April 2019 mendatang.

"Simulasi ini sudah kita siapkan jauh hari, untuk memberikan gambaran kepada petugas selama pesta demokrasi nanti berlangsung, agar pemilu kita berjalan lancar dan damai," katanya.

Dalam simulasi itu, TPS dibuat  sama seperti sungguhan lengkap dengan logistik pemilu, seperti surat suara, bilik pencoblosan, kotak suara, papan pengumuman Daftar Pemilih Tetap (DPT), hingga petugas.

"Untuk petugas kita melibatkan semua penyelenggara kita di Kota Pangkalpinang. PPKA terlibat semua, ada yang sebagai KPPS ada yang bertugas sebagai pemilih yang akan memerankan peran masing-masing," ujarnya.

Diharapkan melalui kegiatan ini, dapat memberikan rasa aman dan nyaman selama jalannya pemilu.

"Kita mengharapkan tidak terjadi hal-hal yang dapat mengganggu kelancaran proses pemilu dan alhamdulillah sejuah ini masih berjalan lancar, semoga ini terus terjaga hingga usai pemilihan nanti," tukasnya.(dag/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE