PKD dan Panwascam Diajarkan Aplikasi Siwaslu

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Barat menggelar Rapat Koordinasi Penggunaan Aplikasi Siwaslu di wilayah Kabupaten Bangka Barat, Rabu (10/04/2019) di Rumah Keboen, Muntok.(rul/wb)
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Barat menggelar Rapat Koordinasi Penggunaan Aplikasi Siwaslu di wilayah Kabupaten Bangka Barat, Rabu (10/04/2019) di Rumah Keboen, Muntok.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Barat menggelar Rapat Koordinasi Penggunaan Aplikasi Siwaslu di wilayah Kabupaten Bangka Barat, Rabu (10/04/2019) di Rumah Keboen, Muntok.

Ketua Bawaslu Bangka Barat, Rio Febri Fahlevi mengatakan acara ini guna memantapkan para jajaran Panwascam dan PKD se-Bangka Barat untuk menggunakan aplikasi Siwaslu (sistem pengawasan pemilihan umum).

"Jadi kita berharap semua PTPS itu sudah menggunakan Android nantinya, jadi akses dalam penyampaian informasi terkait dengan kepemiluan itu bisa cepat,” harap Rio.

"Karena setiap desa jumlah PTPS berbeda-beda, kita berharap setelah dari sini nanti PKD mengumpulkan PTPS masing-masing untuk membimbing kawan-kawan PTPS, dikarenakan sesuai dengan jadwal yang diberikan oleh Bawaslu provinsi tanggal 12 kita akan melaksanakan Bimtek PTPS," terang Rio.

Lebih lanjut Rio mengatakan PTPS (Pengawas Tempat Pemungutan Suara) tidak memulai dari nol lagi setidaknya sudah ada bekal pengetahuan.

Rio juga telah membuat pemetaan terkait ada beberapa PTPS yang tidak terjangkau sinyal dan tidak memiliki android sehingga harus diback-up oleh staf Bawaslu Bangka Barat.

"Jadi ini sudah terintegrasi ke Bawaslu RI langsung, nanti per kecamatan ada operatornya," imbuh  Rio.

Aplikasi siwaslu ini bisa melaporkan hal seperti money politik, kegiatan yang masih melakukan kampanye, distribusi C6, dan penyampaian logistik dari KPU ke PPK-PPS sebelum dihari H.

Sementara itu Kordiv Pengawasan Humas dan Hubal Bawaslu Kabupaten Bangka Barat, Anas,  menuturkan aplikasi Siwaslu sudah dilakukan ujicoba oleh Panwascam tahap pertama dan sekarang tahap kedua melibatkan PKD.

Tentang antisipasi kendala sinyal dan jajaran pengawas tidak memiliki Android, Anas menuturkan telah dibuat pemetaan dan dicover oleh PKD, Panwascam dan staff serta tetap diisi offline sembari bergeser ketempat ada sinyal.(rul/wb)



Tags :
TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL