Hidup Seadanya, Atap Rumah Retiningsih Sudah Bolong-bolong

Tim_Wow    •    Rabu, 20 Februari 2019 | 23:55 WIB
Lokal
Kondisi rumah milik keluarga  Retiningsih yang cukup memprihatinkan.(ist)
Kondisi rumah milik keluarga Retiningsih yang cukup memprihatinkan.(ist)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Kehidupan keluarga Retiningsih (34), warga Dusun Terabek Desa Belo Laut Kecamatan Muntok, Bangka Barat sungguh memprihatinkan, bahkan boleh dibilang berada dibawa garis kemiskinan.

Kondisi rumah yang ia tempati bersama sang suami, Takel dan dua buah hatinya terbilang tak layak huni. Rumah mereka berdinding papan dengan atap rumbia yang sudah bolong disana-sini.  Begitu juga dengan lantai rumah mereka dengan semen kasar seadanya.

Mirisnya mereka sama sekali tak pernah mendapat bantuan dari pemerintah, sementara penghasilan Takel sebagai nelayan tak mampu menutupi kebutuhan hidup sehari-hari. Terkadang jika tak memiliki beras, keluarga ini hanya mengganjal perut dengan memakan ubi.

“Penghasilan suami saya tak  tentu, kadang ada, kadang tidak. Sehari hanya bisa dapat 40 hingga 50 ribu rupiah. Pernah dapat 200 ribu rupiah, tapi itu jarang,” tutur Retiningsih saat disambangi wartawan, Rabu (20/2/2019).

Mantan Kepala Dusun II Desa Belo Laut, Nurmaya, membenarkan jika keluarga Retiningsih termasuk keluarga kurang mampu dan tidak terdata di Basis Data Terpadu (BDT) sehingga tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah.

Nurmaya mengaku beberapa waktu lalu dirinya pernah melakukan survey dan pendataan keluarga kurang mampu, namun saat datang ke rumah Retiningsih selalu tidak ada orang. Sehingga ia beranggapan rumah itu tidak ada penghuninya.

“Saya sempat tanya RT setempat, informasinya sudah pindah. Tapi ternyata masih ada orangnya,” tutur Nurmaya.

Nurmaya menambahkan kendati tidak bisa diprioritaskan mendapat bantuan, namun saat ini keluarga Retiningsih sudah mendapat perhatian dari dinsos, Polres Bangka Barat dan PT Timah Tbk.(rul/wb)

 



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL