ASN Digaji Negara, Sehingga Harus Netral

Tim_Wow    •    Jumat, 01 Februari 2019 | 15:06 WIB
Nasional
Screenshoot video acara internal Kominfo di Hall Basket Senayan, Jakarta, kemarin (Kamis, 31/1/2019). (*)
Screenshoot video acara internal Kominfo di Hall Basket Senayan, Jakarta, kemarin (Kamis, 31/1/2019). (*)

JAKARTA, www.wowbabel.com - Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) memberikan klarifikasi atas pemberitaan tentang pernyataan Menteri Rudiantara yang menyindir salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kementeriannya yang bersikap tidak netral dalam acara internal Kominfo pada hari Kamis (31/01/2019) di Hall Basket Senayan, Jakarta.

Ferdinandus Setu Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo meluruskan pemberitaan tentang pernyataan Menkoninfo Rudianta. Dalam Siaran Pers, Jumat (1/2/2019) dikatakan bahwa Menkominfo merasa tak habis pikir mengapa ASN yang digaji rakyat/pemerintah menyalahgunakan kesempatan untuk menunjukkan sikap tidak netralnya di depan umum.

“Dalam konteks inilah terlontar pertanyaan “Yang Gaji Ibu Siapa?”. Menkominfo hanya ingin menegaskan bahwa ASN digaji oleh negara sehingga ASN harus mengambil posisi netral, setidaknya di hadapan publik,” kata Ferdinandus dalam siaran persnya.

Dijelaskan bahwa dalam salah satu bagian acara sambutan, Menkominfo meminta masukan kepada semua karyawan tentang dua buah desain Sosialisasi Pemilu yang diusulkan untuk Gedung Kominfo dengan gaya pengambilan suara. Semua berlangsung dengan interaktif dan antusias sampai ketika seorang ASN diminta maju ke depan dan menggunakan kesempatan itu untuk mengasosiasikan dan bahkan dapat disebut sebagai mengampanyekan nomor urut pasangan tertentu.

“Padahal sebelumnya, Menkominfo sudah dengan gamblang menegaskan bahwa pemilihan tersebut tidak ada kaitannya dengan pemilu. Penegasan tersebut terhitung diucapkan sampai 4 kalimat, sebelum memanggil ASN tersebut ke panggung,” tukas Ferdinandus.

Dalam zooming video hasil rekaman, terlihat bahwa ekspresi Menkominfo terkejut dengan jawaban ASN yang mengaitkan dengan nomor urut capres itu dan sekali lagi menegaskan bahwa tidak boleh mengaitkan urusan ini dengan capres.

Momen selanjutnya adalah upaya Menkominfo untuk meluruskan permasalahan desain yang malah jadi ajang kampanye capres pilihan seorang ASN di depan publik. Terlihat bahwa ASN tersebut tidak berusaha menjawab substansi pertanyaan, bahkan setelah pertanyaannya dielaborasi lebih lanjut oleh Menkominfo. 

 “Atas pernyataan “yang menggaji pemerintah dan bukan keyakinan Ibu”, “keyakinan” dalam hal ini bukanlah dimaksudkan untuk menunjuk pilihan ASN tersebut, melainkan merujuk kepada sikap ketidak-netralan yang disampaikan kepada publik yang mencederai rasa keadilan rakyat yang telah menggaji ASN,” ujar Ferdinandus.

Saat penutupan sambutan, sekali lagi Menkominfo menegaskan bahwa posisi ASN yang digaji negara/pemerintah harus netral dan justru menjadi pemersatu bangsa dan memerangi hoaks.

“Kami menyesalkan beredarnya potongan-potongan video yang sengaja dilakukan untuk memutus konteks masalah dan tidak menggambarkan peristiwa secara utuh,” tukasnya. 

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara tengah jadi sorotan gara-gara lontaran pertanyaannya kepada seorang aparatur sipil negara (ASN) di dalam acara internal Kominfo di Hall Basket Senayan, Jakarta, kemarin (Kamis, 31/1/2019).

Berawal ketika Rudiantara memimpin pemilihan desain stiker sosialisasi Pemilu yang akan ditempelkan di lingkungan kantor, dengan skema pemungutan suara. Ada dua opsi desain yang ditunjukkan, yakni nomor 1 dan nomor 2. 

Sebelum dimulai pemungutan suara, Rudiantara menegaskan pilihan desain ini tidak melambangkan aspirasi politik Pilpres. Namun yang terjadi sebaliknya. 

Pria yang karib disapa Chief RA ini pun menyindir ASN yang mengaitkan pilihan desain stiker nomor dua dengan Pilpres. 

"Bu, Bu yang bayar gaji ibu siapa sekarang? Pemerintah atau siapa?," tanya Rudiantara kepada seorang ASN wanita yang memilih desain nomor 2.

Rudiantara menimpali lagi, "Bukan yang keyakinan ibu? Ya sudah, makasih".

Hashtag #YangGajiKamuSiapa mendadak trending di media sosial Twitter berikut video pendek Rudiantara tengah bersama ratusan ASN dalam acara tersebut. (*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL