Tingkatkan Kapasitas, BI Babel Boyong 25 Wartawan ke Bandung

Tim_Wow    •    Kamis, 31 Januari 2019 | 14:17 WIB
Nasional
Foto bersama wartawan dan BI Babel. (fn/wowbabel)
Foto bersama wartawan dan BI Babel. (fn/wowbabel)

BANDUNG, www.wowbabel.com - Sebanyak 25 orang wartawan asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, baik dari media online, cetak dan televisi, mengikuti kegiatan Capacity Building yang digelar di Hotel Grand Tjokro Bandung, Jawa Barat., Kamis (31/1/2019). Kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman wartawan tentang perekonomian, khususnya tentang kebijakan-kebijakan Bank Indonesia (BI).

Acara yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia perwakilan Babel tersebut, selain dihadiri kepala perwakilan Bank Indonesia (BI) Bangka Belitung, Tantan Heroika juga menghadirkan wartawan senior yang juga sudah mengeluarkan beberapa buku, Maman Suherman.

Kepala Bank Indonesia perwakilan Bangka Belitung (Babel) Tantan Heroika mengatakan kegiatan Capacity Building wartawan ekonomi Bangka Belitung ini mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar dan sukses.

Lanjut Tantan, BI Babel juga hingga saat ini tetap menjalin hubungan silaturahmi yang bersama para pelaku media di Bangka Belitung (Babel).

"Intinya kami dari Bank Indonesia (BI) ada 3 hal dalam menjalinkan hubungan dengan para teman-teman pers/wartawan, misalnya seperti menjalinkan silahturahmi," kata Tantan Heroika, Kamis (31/1/2019) di Ballroom Hotel Grand Tjokro Bandung.

Menurut Tantan, dalam kegiatan ini terdapat 3 hal yang menjadi budaya pihaknya bersama wartawan di Babel.

''Yang pertama kita ingin hubungan silaturahim antara Bank Indonesia (BI) bersama wartawan harus tetap terjaga dengan baik,'' harap Tantan.

Tantan menambakan, acara Capacity Building sendiri dimaksudkan dalam rangka memberikan penguatan tugas dan memahami prihal apapun tentang Bank Indonesia, termasuk dalam hal pemberitaan.

Hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan penguatan dalam pelaksanaan tugas wartawan BI, dan sesuai hal apapun yang mendukung kegiatan pers di Babel.

''Dengan mendatangkan Kang Maman yang salah satu pelaku pers Indonesia ini, untuk memberikan gambaran, dan berbagi kompetensi wartawan, kepada kita,'' kata Tantan Heroika.

Dalam hal ini, lanjut Tantan, BI juga ingin bersinergi dengan pelaku media, karena media sendiri merupakan corong informasi yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

''Kami juga harus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku pers, karena para pelaku pers yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Jadi kami sangat terbantukan dengan peran media tersebut ini," pungkas Tantan. (fn/ wowbabel)



MEDSOS WOWBABEL