Pemilih Urus Pindah TPS, Paling Lama 30 Hari Sebelum Pencoblosan

Komisioner KPU kota Pangkalpinang Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Margarita. (dede/wowbabel)
Komisioner KPU kota Pangkalpinang Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Margarita. (dede/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Komisioner KPU kota Pangkalpinang Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Margarita menjelaskan, mekanisme bagi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) atau calon pemilih yang menginginkan untuk berpindah tempat memilih pada pemilu 2019 mendatang.

Pemilih yang memiliki e-KTP diluar Kota Pangkalpinang tetap bisa memilih di Pangkalpinang dengan cara seperti mengecek apakah yang bersangkutan telah terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) asalnya. Jika sudah terdaftar silahkan melaporkan ke KPU untuk dikeluarkan formulir A5.

Adapun jika pemilih tidak sempat mengurus di daerah asalnya, pemilih cukup melaporkan ke KPU tujuan. Nantinya pihak KPU akan mengeluarkan formulir A5 tersebut.

Sementara, proses administrasi pindah memilih itu hanya bisa dilakukan paling lambat 30 hari sebelum hari pemungutan suara yang akan berlangsung.

Margarita menambahkan, proses administrasi atau penyusunannya untuk tahap 2 akan berakhir tanggal 17 Februari 2019. Tahapan ini terus kami lakukan sampai terakhir tanggal 18 maret (tahap 3).

Namun untuk yang belum terdaftar di DPT yang memiliki e-KTP luar tetap kami data untuk dilakukan rekapitulasi. Nantinya hasil rekap kami serahkan ke-KPU Provinsi sembari menunggu Juknis lebih lanjut.

"Kami ingin warga pangkalpinang dapat memberikan hak suaranya pada tanggal 17 April nanti. Kami sudah bekerja keras untuk memberikan data pemilih yang bersih namun apalah artinya jika orang yang masuk dalam pemilih tersebut malah pada hari pencoblosan tidak hadir ke TPS. Saya menggugah hati agar warga pangkalpinang untuk peduli dalam pemilu serentak 17 April nanti," ujar Margarita. (dede/wowbabel)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE