Karena Timah, Luhut Ajak Apple dan Samsung Buat Pabrik di Indonesia

Tim_Wow    •    Selasa, 15 Januari 2019 | 14:05 WIB
Nasional
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Penjaitan.(net)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Penjaitan.(net)

JAKARTA,Wowbabel.com -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Penjaitan mengatakan, Indonesia merupakan penghasil timah kedua di dunia. Dengan modal tersebut, dirinya akan mengajak perusahaan telepon seluler, seperti Apple, Huawei, hingga Samsung untuk membuat perangkatnya di Indonesia.

Pasalnya, timah merupakan komponen penting dalam pembuatan telepon seluler.

“Timah selama ini kita ekspor, padahal untuk bikin handphone semuanya pakai timah. Kita adalah penghasil timah kedua di dunia,” ujarnya diJakarta, Senin (14/1/2019).

Luhut mengatakan, pemerintah ingin mengembangkan kesempatan tersebut. “Kita sudah approach ke Apple, Huawei, kemudian Samsung, semua yang menggunakan bahan timah untuk hardwarenya, kita approach untuk membuatnya di sini, tentu kita buat intensif agar mau buat pabrik di sini,” ungkapnya.

Hal tersebut diniainya merupakan implementasi terhadap melinpahnya sumber daya alam di Indonesia.

Tentunya kata Luhut, untuk menarik minat perusahaan itu mau membangun pabriknya di dalam negeri, pemerintah akan menyiapakan insentif, namun Luhut masih belum mengelaborasi lebih lanjut perihal insentif seperti apa yang nantinya akan diberikan.  

Rencana menggandeng perusahaan itu sejalan dengan pemerintah yang saat ini tengah mengembangkan kawasan industri terintegrasi di Morowali. Kawasan industri di Morowali akan menjadi lompatan besar bagi pengembangan industri lithium baterai yang terintegrasi di Indonesia. 

Di kawasan tersebut akan dibangun pabrik pertama yang membangun komponen lithium bateral dari bahan dasar nikel di Indonesia. Saat ini jumlah investasinya di Morowali, imbuh Luhut, telah mendekati 7,8 miliar dolar AS. "Kita ingin mengembangkan contoh Morowali juga di sini," pungkasnya. (*)



MEDSOS WOWBABEL