PT Timah Tbk Ekspor 33.250 MT di Tahun 2018

Tim_Wow    •    Minggu, 30 Desember 2018 | 02:08 WIB
Ekonomi
Dokumentasi PT Timah Tbk
Dokumentasi PT Timah Tbk

WOWBISNIS - PT Timah Tbk (TINS) membukukan catatan eskpor logam timah tahun 2018 sebesar 33,250 metrik ton. Jumlah ekspor tahun 2018 lebih tinggi 15,7% dari ekspor tahun 2017. Pelepasan dan Penutupan ekspor logam timah terakhir tahun 2018 berlangsung di Dermaga Unit Metalurgi Muntok Bangka Barat, Sabtu (29/12/2018).

PT Timah Tbk. (TINS) mengestimasi sampai akhir 2018 perusahaan dapat melakukan produksi dan penjualan timah lebih dari 32.000 ton. Volume itu meningkat dari realisasi 2017 sejumlah 31.178 ton.

PT Timah untuk mengejar target ekspor 2018 tidak mudah. Pada semester  Pertama 2018, realisasi produksi sedikit di bawah semester  I tahun 2017. Hanya saja, eksportir timah tertolong dari kenaikan harga balok timah di pasar internasional.

Melambatnya operasional pada semester I tahun 2018 disebabkan perseroan harus menahan penjualan ekspor. TINS baru mendapat persetujuan ekspor pada 3 Mei 2018 setelah keluar beleid baru, yakni Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) no.53 tahun 2018. Keluarnya peraturan baru ini menggantikan regulasi yang lama, yakni Permendag no.44/M-DAG/7/2017 pada 17 April 2018.

Pertengahan 2018, Kepala Divisi Perencanaan dan Pengendalian Produksi Timah PT Timah Tbk, Ichwan Azwardi saat melakukan pertemuan dengan sejumlah pemimpin redaksi media massa di Babel, menuturkan, kinerja operasional TINS dapat semakin meningkat pada semester II/2018 karena dukungan regulasi baru bermunculan pada Mei--Juni 2018.

Salah satu beleid yang berimbas positif bagi perusahaan ialah Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM no.1827 tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik. Kepmen tersebut mensyaratkan pencatatan sumber daya menjadi cadangan harus dilakukan oleh penilai independen. Dengan demikian, asal-usul bijih timah menjadi lebih jelas, sehingga dapat mengurangi aktivitas penambangan ilegal.

"Karena situasinya di lapangan seperti itu (marak tambang ilegal), penilai independen seharusnya melarang ekspor-ekspor yang akan terjadi. Sementara Timah yang mengikuti peraturan, opersionalnya semakin lancar," paparnya.

Jadi, adanya perbaikan fundamental perseroan, dan didukung oleh sejumlah faktor eksternal inilah membuat kinerja Timah semakin bertumbuh.

Pada tahun 2019, PT Timah Tbk masih meruh harapan akan perbaikan ikim kondusif untuk memacu bisnis pertimahan.

"Optimis semangat serta kerjasama menjadi energi baru bagi PT Timah Tbk dalam menyongsong tercapainya target produksi 2019,” ujar Riza Pahlevi Dirut PT Timah Tbk usai pelepasan dan penutupan ekspor logam timah di Pelabuhan Pusmet Muntok. (*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL