Devisa Pariwisata Lampaui Target

Tim_Wow    •    Rabu, 26 Desember 2018 | 14:50 WIB
Travel
ilustrasi (net)
ilustrasi (net)

JAKARTA— Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia tahun 2018 diproyeksikan sekitar 16,2 juta wisman atau sekitar 95% dari target yang ditetapkan sebesar 17 juta wisman. Meski kurang dari target namun realisasi penerimaan devisa dari pariwisata melampauai target, yakni 17,6 miliar Dolasr AS.

“Meskipun target wisman meleset, namun perolehan devisa pariwisata tahun ini mencapai US$ 17,6 miliar atau di atas target,” kata Menpar Arief Yahya dalam acara Jumpa Pers Akhir Tahun (JPAT) 2018 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata Jakarta, pekan lalu.

 Arief Yahya mengatakan, perolehan devisa pariwisata sebesar US$ 17,6 miliar tersebut dengan perhitungan capaian 16,2 juta wisman dikalikan ASPA (Average Spending per Arrival) atau rata-rata pengeluaran per kunjungan sebesar US$ 1.100/wisman. “Sebagai good news-nya perolehan devisa pariwisata tahun ini akan menempatkan posisinya sebagai penghasil devisa terbesar, mengalahkan atau sejajar dengan devisa Crude Palm Oil (CPO) sebesar US$ 16 miliar berada di urutan teratas,” kata Arief Yahya.

Menpar menjelaskan, awalnya ia sempat optimis target tahun ini tercapai karena pada Juni dan Juli 2018 kunjungan wisman sudah sampai 1,5 juta per bulan (kali 12 bulan menjadi 18 juta), namun munculnya musibah gempa bumi di Lombok pada 29 Juli 2018 (tak berdampak terhadap kunjungan wisman) disusul gempa 7 SR pada 5 Agustus 2018 terjadi cancellation besar-besaran lebih dari 75%. “Selama Agustus hingga Desember 2018 turun sebesar 500.000 wisman atau mencapai rata-rata 100.000 per bulan,” kata Arief Yahya.

Sementara itu pergerakan wisatawan nusantara di Tanah Air selama tahun 2018, menurut Arief Yahya, tidak ada masalah karena terus tumbuh bahkan untuk target tahun ini sebanyak 270 juta sudah tercapai pada tahun lalu (2017) sebanyak 270.882.003, sedangkan target 2019 mendatang sebesar 275 juta wisnus kemungkinan sudah tercapai pada akhir tahun ini. (*)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE