Tugas Berat Atlet Tenis Meja Bangka Raih Target 7 Medali

Muri_Setiawan    •    Minggu, 25 November 2018 | 14:11 WIB
Sport
ilustrasi
ilustrasi

WOWSPORT - Atlet Tenis Meja kabupaten Bangka, mengemban tugas berat di ajang 4 tahunan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V 2018 Bangka Belitung yang digelar di Bangka Tengah. Ini setelah 3 orang atlet andalan tim ini dianulir pihak Pengprov PTMSI Babel. Bahkan satu unggulan peraih medali emas Porprov IV Beltim, Abang Satria Purba dilarang bermain di kategori tunggal putra yang dimenangkannya tahun 2014 itu.

Tak main-main, Bangka menargetkan 7 medali di cabot Tenis Meja kali ini.

“Jikalau Abang Satria Purba tidak terkendala, Muhammad Alvi Hadiana tidak juga dianulir, dan juga Nisa Puji Astuti tidak juga dianulir saya rasa kabupaten Bangka akan mendapat 7 medali emas dalam Porprov ini. Tetapi ini akan mengurangi apa yang bisa kami raih, tetapi kami berdoa dan berdoa Allah melihat dan mendengar kezoliman yang dilakukan oleh orang lain ini, sehingga pada Porprov v ini kami kabupaten Bangka bisa diberikan keajaiban sehingga meraih medali maksimal,” harap Ketua Pengcab PTMSI Bangka, Mukti Ali, Minggu (25/11/2018).

Pada PORPROV V 2018, kata Ali, pihaknya sangat mewaspadai kontingen dari Belitung Timur, karena terdapat satu orang atlet bernama Rahayu.

“Kami mewaspadai seluruh kekuatan kabupaten, Beltim paling diwaspadai, disana ada atlet yang namanya Rahayu alias Bayu yang memang bukan kelahiran Beltim asli tetapi sudah lama bermutasi sama seperti Satria sebenarnya,” tukasnya.

Kepada atlet Tenis Meja kabupaten Bangka yang berlaga di ajang 4 tahunan kali ini, Ali berpesan agar tetap optimis dan yakin dapat meraih kemenangan meeskipun dalam kondisi beberapa atlet dianulir.

“Dari tim putra saudara Gesa Araniri sebagai kapten tim kepada Abang Aatria Purba, Ajen Karim, Rido Rezaldi dan Muhammad Alvi Ardiano yang dianulir, saya berharap kalian bersatu, berjuang membawa nama kabupaten Bangka di Porprov V ini. Dibalik segala carut marut yang terjadi, ketidakadilan yang kita alami biarkan ini menjadi semangat, suntikan motivasi buat kita, mari kita berdoa dan berharap bahwa Allah tidak akan diam, Allah akan melihat apa yang terjadi dan memberikan yang terbaik kepada yang seharusnya bukan kepada mereka yang menzolimi. Juga kepad atlet putri, Risnawati, Natasia dan Deborah, Nisa Puji Astuti juga dianulir tidak bisa mengikuti kategori apapun, bersatulah, mari kita buktikan bahwa yang zolim tidak akan memenangi pertandingan ini, dan Allah berpihak kepada kita. Salam olahraga, jaya,” tutupnya. (mur)

Halaman