Ini Keunggulan Kartu Sakti GPN

Endi    •    Selasa, 23 Oktober 2018 | 21:09 WIB
Ekonomi
Tantan, Kepala BI Perwakilan Bangka Belitung. (WowBabel)
Tantan, Kepala BI Perwakilan Bangka Belitung. (WowBabel)

WOWPANGKALPINANG - Bank Indonesia (BI) gencar mensosialisasikan kartu sakti GPN sebagai gerbang pembayaran nasional kepada masyarakat. Hal itu dilakukan demi mewujudkan sistem pembayaran nasional yang lancar, aman, efisien dan andal.

"GPN ini sistem mengintegrasikan transaksi antar bank, banyak manfaat agar memudahkan masyarakat jika ingin melakukan transaksi pembayaran non tunai seperti kartu debit di toko atau merchant," kata Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Babel Tantan Herioka disela-sela kegiatan sosialisasi di kantornya, Selasa (23/10/2018).

Menurutnya, setiap bank yang beroperasi di Indonesia wajib mengadopsi sistem GPN dan merilis kartu debit GPN berlogo garuda, yang mana kartu debit GPN bisa digunakan di seluruh mesin electronic data capture (EDC).

"Kita tau bahwa kehadiran GPN dapat memperluas layanan akses sistem pembayaran melalui peningkatan interkoneksi dan interoperabilitas. Sekaligus mendorong perluasan Gerakan Nasional non Tunai (GNNT) dan pengembangan perdagangan nasional berbasis elektronik," jelasnya.

Keunggulan GPN sendiri, kata dia, pertama dari sisi keamanan yang semula memegang kartu itu diproses di luar negeri, tentu banyak data-data yang tidak bisa kita peroleh justru diketahui oleh negara-negara lain dan itu sangat membahayakan.

"Untuk itu salah satu tujuan GPN adalah menjaga keamanan data, enggak hanya dari sisi keamanan saja, tapi juga data tersebut sangat penting bagi pembuat kebijakan. Sebab, dari data-data tersebut berbicara banyak bagaimana pergerakan uang, pergerakan lintas daerah, lintas nasional, internasional," terangnya.

Kelebihan lain tambah Tantan, sangat bermanfaat bagi si pembuat kebijakan apakah itu dalam bidang kebijakan sistem hotel, kebijakan stabilitas sistem keuangan, kebijakan sistem pembayaran, dan lainnya.

"Keuntungan lain lanjutnya adalah secara individu masyarakat jelas lebih aman, karena standarisasi sistem security-nya sudah lebih tinggi, masyarakat juga tidak perlu memegang/memelihara banyak kartu. Karena dengan satu kartu aja bisa terbaca oleh semua sistem yang ada di seluruh Indonesia" paparnya.

"Tentu ini membuat lebih efisien dalam transaksi sistem pembayaran, karena sudah enggak ada lagi sekat-sekat penghalang. Setiap kartu bisa dibaca, belum lagi biaya cas-nya lebih ringan jika dibandingkan saat ini, itu yang bisa dirasakan masyarakat," tambahnya. (Dag)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE