Rangkul BUMDes, TINS Upayakan Pelatihan dan Konseling

ADVERTORIAL    •    Senin, 22 Oktober 2018 | 12:06 WIB
Ekonomi
Anggi Siahaan. (LinkedIn)
Anggi Siahaan. (LinkedIn)

WOWBISNIS - PT TIMAH Tbk akan terus merangkul Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di sekitar wilayah operasinya, sebagai sebuah bentuk komitmen kepada masyarakat dalam mendorong percepatan pertumbuhan, khususnya di sektor ekonomi agar masyarakat kian sejahtera.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk Anggi Siahaan.

"Semangat tumbuh dan berkembang bersama masyarakat yang selama ini menjadi Tagline perusahaan, akan semakin diintensifkan," ujarnya, melalui rilis resmi.

Lanjut, dikatakan Anggi dalam waktu dekat pihaknya sudah menyiapkan sejumlah program pengembangan dan pemandirian kelompok-kelompok usaha di masyarakat desa.

"Kita menyadari bahwa sejumlah BadanĀ Usaha Milik Desa (Bumdes) juga koperasi sering kesulitan dalam mengembangkan institusi mereka. Permasalahan seperti pengelolaan manajemen sarana prasara yang minim dan kurang memadai, bahkan visi misi serta sasaran yang hendak dicapai di Bumdes itu sendiri sering tidak dipahami anggota di dalamnya," papar Anggi.

Oleh karena itu, lanjut Anggi, PT Timah juga akan segera berkoordinasi dengan aparatur pemerintahan desa, juga institusi yang menaungi seperti dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat desa (DPMD), misalnya, untuk dapat bersinergi dengan badan usaha di Desa sehingga dapat memaksimalkan ruang ekonomi desa tentunya dengan platform organisasi yang terpola dan goal yang jelas.

Menurut Anggi, salah satu upaya jangka pendek yang akan segera dilakukan pihaknya adalah dengan memberikan pelatihan dan pendampingan (konseling) kepada sejumlah Bumdes.

"Melalui pelatihan dan pendampingan, kita harapkan pengurus Bumdes memiliki tambahan kompetensi. Selain itu, sasaran yang hendak dicapai dalam setiap organisasi Bumdes dapat semakin jelas sehingga bisa berdampak terhadap operasional badan usaha," papar Anggi.

Dikatakan Anggi, selain pelatihan dan konseling, upaya lain yang bisa segera disinergikan dengan Bumdes adalah dengan melakukan transformasi pola pengolahan bijih timah (SHP)-dari perseorangan- menjadi terkoordinir oleh Bumdes atau koperasi di Desa.

"Dengan pola seperti ini, kami yakin dampak positif secara ekonomi dapat segera dirasakan masyarakat dengan peranan Bumdes atau koperasi di Desa," tandasnya.

Kedepan, Anggi menjelaskan bahwa PT Timah bertujuan merangkul masyarakat dengan melakukan inovasi dan modernisasi pendulangan sehingga masyarakat juga dapat mengoptimalkan pertambangan sebagai sektor pendukung ekonomi masyarakat. (*/ADV)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE