Wanita Korban Pemukulan Oknum Polisi Divonis Satu Bulan Percobaan

Endi    •    Jumat, 13 Juli 2018 | 23:56 WIB
Viral
Dessy, saat mengikuti sidang Tipiring di PN Pangkalpinang. (wowbabel)
Dessy, saat mengikuti sidang Tipiring di PN Pangkalpinang. (wowbabel)

WOWVIRAL - Wanita yang menjadi korban pemukulan oknum perwira Polisi Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), karena diduga mencuri, menjalani sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di Pengadilan Negri Pangkalpinang, Jumat (13/7/2018) petang.

Memasuki ruang sidang, terdakwa Dessy (45) warga Cipayung, Depok, Jawa Barat, wanita yang menjadi korban pemukulan AKBP Yusuf, terus menyembunyikan wajahnya yang lebam, akibat dari aksi brutal polisi tersebut.

Wanita ini menjalankan sidang tipiring, usai menjalani pemeriksaan di Mapolres Pangkalpinang, sejak Rabu  (11/7/2018) malam.

Dalam persidangan ini, turut menghadirkan empat orang saksi, satu diantaranya wanita yang ikut bersama terdakwa saat kejadian, satu Security Perumahan Graha Loka dekat lokasi kejadian dan dua orang pegawai mini market dan berikut barang bukti, berupa dua kotak susu chilkids, satu kotak susu BMT, empat bungkus mie gelas, satu kotak susu cair frisian flag, satu botol susu hilo dan sati buah selendang hijau biru motif bunga.

Terdakwa mengakui perbuatannya mencuri dua buah kotak susu bayi, dengan cara menyembunyikannya diselendang milik terdakwa.

"Baru tiba di Pangkalpinang hari Selasa 10 Juli 2018. Datang kesini (Pangkalpinang) untuk menghindari mantan suami dan mencari kerja disini. Saya cuma ambil dua susu saja, yang saya sembunyikan diselendang. Yang lainnya masih dikeranjang dan mau saya bayar," jelas Dessy dimuka persidangan.

Aksi itu, lanjutnya, dilakukan untuk menutupi biaya hidup selama berada di Pangkalpinang.

"Dua kotak susu itu rencananya mau saya jual kembali untuk tambahan uang belanja," tuturnya.

Dalam perkara ini, majelis hakim memutuskan terdakwa hukuman satu bulan dengan masa percobaan selama tiga bulan, terdakwa juga tidak ditahan.

"Telah kami putus dengan tipiring dengan pasal 364 KUHP Pidana, tentang pencurian ringan yang dibawah Rp.2,5 juta, ancamannya tiga bulan. Perkara ini kami sidangkan dengan saksi-saksi dan kami berpendapat bahwa benar terdakwa ini mengambil barang milik toko Apri Mart berupa dua buah susu Chilkids, sehingga terpenuhilah pasal pencurian itu, sehingga kami hukum dengan hukuman satu bulan," jelas Majelis Hakim, Iwan Gunawan.

Akan tetapi, lanjutnya, terdakwa tidak perlu ditahan dalam tenggang waktu percobaan selama tiga bulan.

"Hukuman ini kita jatuhkan dengan pertimbangan dia (terdakwa) belum menikmati hasil itu, dalam perkara ini dia juga sudah dianiaya, jadi sudah cukup hukuman satu bulan dengan percobaan tiga bulan. Itu kita rasa sudah tepat," paparnya.

Sebelumnya, beredar vidio seorang oknum polisi sedang melakukan aksi kekerasan terhadap dua orang wanita dan anak dibawah umur/ disebuah mini market di Pangkalpinang, sejak kamis malam lalu.

Akibat perbuatannya, oknum polisi AKBP Yusuf dikenakan sanksi berupa pencopotan dari jabatannya sebagai  Kasubdit Kilas Ditpam Opobvit Polda Bangka Belitung.

Halaman