Basarnas Cari 188 Korban Tenggelam KM Sinar Bangun

Posko Basarnas. (ist)
Posko Basarnas. (ist)

WOWNASIONAL - Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) menyatakan sebanyak 188 penumpang tenggelam kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam, Senin (18/6/2018) masih terus dicari keberadaannya. Data dari SAR Mission Coordinator (SMC) pada Rabu (20/6/2018) pagi meralat informasi sebelumnya yang menyatakan diperkirakan ada 128 penumpang di KM Sinar Bangun. 

"Masih ada 188 orang yang dicari, kami akan terus lakukan pencarian," ujar Petugas Pos Basarnas Sunyoto, di Posko Lebaran Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (20/6/2018) seperti dilansir CNN.

Pencarian dilaksanakan dalam sepekan ke depan dan kemungkinan diperpanjang jika ada kondisi tertentu seperti permintaan keluarga. Dalam proses pencarian, Basarnas dibantu delapan regu lainnya dari berbagai macam instansi.

"Dan memang kami akui ada cuaca buruk yang bisa menghalangi pencarian, tapi mungkin kalau masalah cuaca bisa dijelaskan lebih akurat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)," ungkapnya.

Basarnas mencatat ada 18 orang selamat dan masih dilakukan identifikasi identitas. Basarnas dan delapan tim lain juga menemukan dua korban meninggal dunia di perairan Danau Toba.

"Nanti kami masih akan lakukan pencarian dalam sepekan ke depan," ungkapnya.

KM Sinar Bangun karam di pertengahan Perairan Simanindo-Tigaras, Danau Toba, pada Senin (19/6/2018). Kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.20 WIB diantara rute Perairan Simanindo - Tigaras. Kapal berangkat sekitar 16.45 WIB dan tenggelam pada jarak 2 KM dari pelabuhan Simanindo.

Sampai Senin pukul 23.50 WIB korban yang selamat berjumlah 18 orang dan 1 orang dinyatakan meninggal dunia. Sementara 39 orang dinyatakan hilang berdasarkan laporan dari keluarga korban. Proses evakuasi sempat dilakukan oleh Kapal Ferry KMP Sumut I, KMP Sumut II dan Kapal Kayu Cinta Dame.

Pemerintah Kabupaten Samosir menyarankan keluarga korban menghubungi posko di pelabuhan Simanindo atau menghubungi Call center Pemkab Samosir 0822 7422 9622 yang telah tersedia untuk memudahkan informasi terkait musibah tersebut. (*)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE