H-4 Lebaran, Harga Cabai Kian Pedas

Endi    •    Senin, 11 Juni 2018 | 15:37 WIB
Ekonomi
ilustrasi
ilustrasi

WOWPANGKALPINANG - Seolah sudah menjadi tradisi tahunan, setiap hari besar keagamaan, hampir seluruh harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan. 

Tidak terkecuali di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung, kenaikan harga pangan sudah terjadi sejak satu minggu terakhir.

Hingga H-4 lebran Idul Fitri 1439 Hijiriah, lonjangan paling singnifikan terjadi pada harga cabai rawait dan cabai mereh. Dimana dua jenis cabai yang menjadi salah satu buruan utama, guna melengkapi bumbu dapur itu, naik sekitar Rp20 ribu perkilonya.

"Kalau cabai rawit sekarang Rp60 ribu, dari harga biasa Rp40 ribu, cabai merah sekarang Rp50 ribu dari harga normal Rp30 ribu," kata Vera, salah satu pedagang di Pasar Induk Kota Pangkalpinang, Senin (11/6/2018).

Menurutnya, lonjakan terjadi karena cabai pasokan dari luar daerah berkurang, sehingga stok menipis, sementara cabai lokal tidak mencukupi.

"Baru seminggu ini lah harga mulai naik, cabe ini kan dikirim lewat kapal laut, sekarang kapal tidak ngirim lagi. Ini saja dikirim lewat pesawat, jadi tidak bisa banyak-banyak," jelasnya.

Diakui Vera, buka hanya cabai yang mengalami kenaik, bahan pangan lainnya seperti bawang, kentang juga mengalami kenaikan, meskipun tidak terlalu signigikan.

Sementara itu, harga daging sapi dan daging ayam masih terbilang normal, dimana hanya mengalami kenaikan Rp10 ribu untuk daging sapi. Sedangkan daging ayam potong, kini dihargai Rp35 ribu perkilonya.

"Daging sapi baru hari ini harganya Rp130 perkilo, kalau biasanya Rp120 ribu. Kalau mau lebaran pasto naik, tapi tahun ini tidak terlalu banyak, dibandingkan tahum lalu H-7 harganya sudah tembus Rp140 ribu," kata Alan, pedagang daging sapi.

Lonjakan harga ini diprediksi masih akan terjadi hingga H-1 lebaran nanti, mengingat tingginya permintaan masyarakat akan kebutuhan pokok saat lebaran.



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE