Tangkal Radikalisme, Begini Pesan Dosen STISIPOL P12

Jurnalis_Warga    •    Kamis, 31 Mei 2018 | 15:18 WIB
Lokal
Dosen STITIPOL P12, Bambang Ari Satria. (ist)
Dosen STITIPOL P12, Bambang Ari Satria. (ist)

WOWPANGKALPINANG - Aliansi BEM Babel bekerja sama dengan Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyelenggarakan kegiatan dialog publik untuk mencegah radikalisme. Kegiatan yang dibalut dalam Safari Ramadhan aliansi BEM Babel guna mencegah paham radikalisme dan intoleransi dalam rangka mewujudkan kerukunan umat beragama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Puri 56, Rabu (30/5/2018) dengan menghadirkan narasumber dari beberapa akademisi dan Kemenag provinsi Babel. Pesertanya adalah perwakilan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Bangka Belitung.

Bambang Ari Satria, Dosen STISIPOL P12 yang hadir sebagai pemateri mengungkapkan, isu radikalisme terus menyeruak ke ruang publik dan tragedi Surabaya sebagai contoh terbarunya.

Belum lama ini, pemerintah melalui DPR RI baru saja memparipurnakan perubahan UU No 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Terorisme. Ini merupakan langkah serius dan konkrit pemerintah untuk menanggulangi aksi teror terjadi di Indonesia.

Bambang mengungkapkan, dalam perspektif ilmu sosial, radikalisme erat kaitannya dengan sikap mendambakan perubahan terhadap status quo dengan jalan menghancurkan dan menggantinya dengan sesuatu yang baru dan berbeda.

"Ada beberapa kebijakan dan rencana strategis pemerintah untuk menanggulangi radikalisme, yaitu melalui pencegahan, perlindungan, deradikalisasi dan penindakan. Upaya pencegahan radikalisme paling nyata dengan cara mengamalkan



1   2