Darwis : Tantangan NKRI Akhir-akhir ini Cukup Berat

ilustrasi
ilustrasi

WOWBANGKA – Ketua Dewan Penasehat GP Ansor Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Darwis Netta menyebutkan tantangan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akhir – akhir ini cukup berat. Pasalnya ada kelompok yang menginginkan berubahnya Ideologi Pancasila menjadi negara khilafah.

Untuk itu, peran GP Ansor Babel sangat di butuhkan ada nya upaya turun langsung ke masyarakat agar mampu mencegah, serta mengingatkan masyarakat untuk tidak terpengaruh pada paham yang dapat merusak persatuan dan kesatuan Bangsa.

"Kelompok HTI misalnya, salah satu kelompok yang gencar mengkampanyekan konsep negara yang mereka tawarkan. Kelompok seperti ini yang sebetulnya GP Ansor Babel turun langsung ke masyarakat untuk mengingatkan sekaligus mengajak masyarakat untuk selalu menjadikan Pancasila yang selama ini NKRI dalam ideologi Pancasila yang mempersatukan," ujar Darwis, saat menjadi Narasumber Roadshow Pancasila dan Kebangsaan, di Kota Kapur kabupaten Bangka.

Lanjut Darwis, peran masyarakat maupun pemerintah sendiri agar selalu menciptakan komunikasi yang baik dalam pembangunan sumberdaya manusia serta pembangunan infrastruktur desa yang merupakan hal penting perlu kemudian untuk digalakkan. Dan ini berkaitan dengan pola maupun cara  kita mengamalkan dan menguatkan diri dalam ber-Indonesia. GP Ansor Babel menyadari juga merupakan menjadi tanggung jawab yang diembankan oleh bangsa ini.

"Koordinasi antar pemerintah daerah dengan masyarakat menjadi penting dalam hal ini untuk selalu memberikan pemahaman baik secara kontruksi pemikiran maupun pembangunan dalam hal fisik yang memang perlu sama-sama dipahami bersama," tuturnya.

Darwis mengharapkan seluruh kelompok masyarakat sama-sama menyadari dan menjaga kebhinekaan dan tetap waspada membentengi kelompok-kelompok yang menggantikan ideologi Pancasila.

"Pancasila sudah final, NKRI berideologi, itu tidak ada tawar menawar lagi. Makanya kalau ada kelompok HTI misalnya kembali menggerogoti, kita cegah langsung," tegas Darwis.



MEDSOS WOWBABEL