14.449.200 Warga Malaysia Mencoblos Hari Ini

Tim Wow    •    Rabu, 09 Mei 2018 | 10:18 WIB
Viral
Mahathir Mohamad dan Najib Razak. (malaysiakini.com)
Mahathir Mohamad dan Najib Razak. (malaysiakini.com)

WOWMALAYSIA - Warga Malaysia melaksanakan Pemilihan Umum Pilihan Raya Umum ke-14 (PRU14) hari ini, Rabu (9/5/2018) untuk memilih pemerintahan yang akan memimpin negara itu lima tahun ke depan.

Dilansir Selangorkini.my, sebanyak 14.449.200 dari 14.940.624 pemilih yang terdaftar akan memilih dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore waktu setempat. Selebihnya adalah pemilih di luar negeri, pemilih pos dan pemilih pemula.

Sebanyak 2.333 calon bersaing memperebutkan 222 kursi parlemen (Dewan Rakyat, setara DPR) dan 505 kursi Dewan Undangan Negeri (DUN) dalam pemilihan umum kali ini.

Pada pemungutan suara hari ini, panitita pemilu Suruhanjaya Pilihan Raya (SPR) menyediakan 8.253 tempat pemungutan suara (TPS). Biaya pelaksanaan Pemilu PRU-14 diperkirakan mencapai RM500 juta.

Untuk melaksanakan proses PRU14, SPR menunjuk 222 pejabat manajerial pemilu serta 259.391 petugas pemilu.

SPR mengharapkan hasil PRU14 sudah bisa diketahui paling cepat jam 9 malam waktu setempat.

Pada PRU14 kali ini, PM Najib yang memimpin koalisi Barisan Nasional (BN) yang kini berkuasa (petahana), berhadapan dengan dua koalisi partai launnya yakni Pakatan Harapan dan Gagasan Sejahtera. BN sendiri terdiri atas 13 parpol yang didominasi oleh United Malays National Organisation (UMNO), partai terbesar di Malaysia yang belum pernah kalah dalam pemilu sejak 1957 silam. UMNO dibentuk pada 22 September 2015 oleh Mahatir yang juga menjabat ketua. Mahatir akhirnya dipilih sebagai calon PM dan Presiden Partai Keadilan Rakyat Wan Azizah Wan Ismail sebagai calon Wakil PM.

Koalisi Pakatan Harapan yang juga merupakan oposisi, terdiri atas empat parpol yakni Parti Tindakan Demokratik (DAP), Parti Keadilan Rakyat (PKR) yang dipimpin Anwar Ibrahim (musuh politik Mahathir_red), Parti Amanah Negara (PAN) dan Parti Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) yang dipimpin Mahathir Mohamad. 

Koalisi Gagasan Sejahtera yang didominasi oleh Parti Islam se-Malaysia (PAS) mencalonkan Abdul Hadi Wang sebagai calon PM Malaysia dalam pemilu kali ini. PAS sebelumnya bergabung oposisi, namun memisahkan diri dan kali ini membentuk koalisi sendiri. Meski diyakini tidak akan meraup suara mayoritas, koalisi yang dipimpin PAS ini dinilai berperan penting karena nantinya bisa memilih akan berkoalisi dengan pemenang pemilu di parlemen.

Malaysia mengadopsi sistem pemilu model parlementer Westminster, usai merdeka dari Inggris di tahun 1957. Pemerintahan Malaysia dipilih melalui sistem first-past-the-post (FPTP) atau simple majority. Setiap kandidat partai atau koalisi partai atau independen yang meraup suara mayoritaspada pemilu, meskipun di bawah 50 persen dari total suara, akan memenangkan pemilu.

Setiap partai atau koalisi partai yang meraup suara terbanyak akan memiliki hak untuk menentukan pemerintahan. Setidaknya dibutuhkan 112 kursi Dewan Rakyat untuk mendominasi parlemen Malaysia dan membentuk pemerintahan. Pemimpin koalisi partai yang memenangkan pemilu akan menjadi PM Malaysia untuk lima tahun ke depan.

PRU14 ini sebenarnya merupakan pertarungan dua tokoh sentral di Malaysia yakni Najib Razak dan Mahathir Mohamad. Najib bertindak sebagai petahana Perdana Menteri Malaysia saat ini, sedangkan Mahathir merupakan mantan PM Malaysia periode 1981 – 2003.



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE