Polisi Temukan Ribuan Arak Siap Edar

Endi    •    Rabu, 11 April 2018 | 19:12 WIB
Lokal
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Brigjen (Pol) Syaiful Zuchri, menemukan ribuan liter arak siap edar, Selasa (10/4/2018) sore. (Foto:wowbabel)
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Brigjen (Pol) Syaiful Zuchri, menemukan ribuan liter arak siap edar, Selasa (10/4/2018) sore. (Foto:wowbabel)

WOWPANGKALPINANG - Kapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Brigjen (Pol) Syaiful Zuchri, menemukan ribuan liter arak siap edar, saat memimpin sidak kesejumlah pabrik di wilayah hukum polres Pangkalpinang, Selasa (10/4/2018) kemarin.

Salah satunya di pabrik arak milik Suguanto alias Andi, di Desa Banteng, Kabupaten Bangka Tengah. Disini ribuan liter arak siap edar tersimpan rapi di dalam puluhan jerigen dan kaleng cat besar.

Sementara itu, bahan arak di dalam ratusan wadah siap diolah menjadi minuman keras (miras) juga tersusun di sudut-sudut pabrik.

Untuk sementara, ribuan liter arak tersebut belum dilakukan penyitaan, "Kita masih mengecek untuk legalitasnya dan juga produk yang di hasilkan apakah membahayakan atau sesuai dengan produksi," kata Kapolda.

Pihaknya, lanjut Kapolda, akan meminta bantuan dari departemen kesehatan dan BPOM guna memastikan keamanan arak tersebut.

"Untuk saat ini masih kita cek dulu kader alkoholnya berapa persen, kemudian ada izin-izinnya tidak para pemilik, itu masih akan kita dalami dulu dan kita tunggu hasil selesai pemeriksaan dulu," paparnya.

Dalam giat ini, tiga pabrik arak yang dilakukan pengecekan, diantaranya di Air Mangkok, Desa Benteng dan juga Pasir Putih.

Sementara, Andi, pemilik pabrik arak tidak bisa berbuat banyak, saat anggota kepolisian memeriksa seisi pabrik rumahan tersebut. 

"Mau bagaimana lagi, kalau mau disita kita pasrah saja," kata Andi.

Ia menjelaskan, pabrik miras tersebut sudah beroperasi sejak enam tahun lalu, "Sehari bisa produksi sua sampai tiga jerigen. Biasanya satu jerigen kita jual Rp180 ribu hingga Rp200 ribu," ujarnya.

Namun ia membantah, jika miras jenis arak yang diproduksinya di untuk mabuk-mabukan, "Kalau untuk pemasaran kita pasarkan di seputaran Bangka saja, arak ini keperluannya macam-macam, untuk bulan puasa biasanya pabrik arak kita, kita tutup," katanya.

"Kita jual arak kalau untuk orang kita kenal saja seperti orang China, para pembeli rata-rata sudah dewasa, kadang arak-arak ini ada juga yang membeli untuk di kosumsi kadang ada juga untuk di jual kembali," tukasnya.



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL