Dituduh Memihak, Panwaslu Bangka Membantah

Tim Wow    •    Senin, 02 April 2018 | 23:42 WIB
Pilkada
Ketua Panwaslu Kabupaten Bangka, Corry Ikhsan. (ist)
Ketua Panwaslu Kabupaten Bangka, Corry Ikhsan. (ist)

WOWPILKADA - Ketua Panwaslu Kabupaten Bangka, Corry Ikhsan membantah tudingan berpihak ke salah satu paslon, seperti yang dilayangkan Budiyono, SH selaku perwakilan tim advokat PDI Perjuangan sekaligus tim advokat pasangan nomor urut 2, Mulkan-Syahbudin (Mulya), Senin (2/4/2018).

Corry menilai hal tersebut masih sebatas kewajaran, terkait penilaian terhadap kinerja Panwaslu dan pihaknya tidak menutup diri jika ada pihak yang menilai kinerja Panwaslu.

"Tidak masalah sebenarnya, hak semua orang untuk menilai kinerja sebuah institusi yang ada. Tetapi pada prinsipnya Panwas akan melakukan hal-hal yang tidak mengarah kepada salah satu paslon, terkait juga terhadap penertiban alat peraga kampanye, termasuk alat peraga sosialisasi," kata Corry.

Terkait alat peraga kampanye (APK) yang dipermasalahkan, lanjut Corry, pihaknya telah melakukan inventarisir alat peraga yang sudah dipasang sesuai ketentuan KPU maupun alat peraga kampanye tambahan. Jika ada yang tidak sesuai, akan dilakukan koordinasi dengan semua tim paslon.

"Langkah-langkah koordinasi akan kami lakukan dahulu sampai kawan-kawan paslon menertibkan sendiri. Mana baleho yang ingin mereka pertahankan, mana tidak. Ketika itu telah melebihi dan tidak ditertibkan panwas akan menertibkan itu," tegasnya.

"Saya pastikan ada yang berlebihan itu dan itu akan kami tindak semua. Panwas ketika melakukan penertiban itu dan fix dilakukan inventarisir akan melakukan tindakan penertiban baleho ataupun APK yang dipasang," tambahnya.

Mengenai adanya salah satu baleho yang menampakkan figur pejabat legislatif provinsi yang tidak lagi menjabat karena ikut sebagai kontestan Pilkada 2018, Panwaslu sudah mengambil sikap. 

"Itu sebenarnya baleho ucapan Imlek. Memang sebenarnya ada masa pemasangannya. Dan Panwas melakukan koordinasi dengan sekretariat DPRD Provinsi karena mereka yang pasang, kami imbau juga mereka untuk menurunkannya. Kalaupun itu tidak diturunkan Panwas akan menindak itu, dan memang masa Imlek sudah lewat dan seharusnya itu ditertibkan," tukas Corry.

Pada prinsipnya, lanjut Corry, Panwas akan melakukan penertiban semua alat peraga kampanye yang melanggar aturan. Pihaknya memberi porsi yang sama dalam pengawasan ke semua paslon saat kampanye. Intruksi ke Panwascam maupun PPL diminta pengawasan ke semua calon tanpa terkecuali. 

"Kami memperlakukan mereka (paslon) sama semua, karena itu kan sudah terjadwal dan sesuai zonasinya. Tetapi intinya Panwas akan memberikan kinerja yang baik. Tentunya akan melakukan semua secara adil," lanjutnya..

Corry mengimbau agar setiap paslon maupun tim paslon, termasuk masyarakat ikut mengawasi dan melaporkan bila ada hal yang diduga pelanggaran kampanye.

"Karena jumlah kami terbatas dan terkadang itu luput dari pantauan Panwas. Informasi dari tim dari paslon lain yang menyampaikan ke Panwas kami apresiasi itu. Tetapi semua ada prosedurnya, sampaikan itu dengan buktinya, bila syarat formil materiilnya telah tercukupi akan kita tindaklanjuti semua," tandasnya sembari mengatakan, bahwa setiap laporan yang masuk akan dikaji bersama tim di Sentra Gakkumdu Pemilu.

Halaman