Begini Usaha KPU Data Pemilih di Pangkalpinang

Endi    •    Sabtu, 17 Februari 2018 | 15:05 WIB
Pilkada
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang, menggelar Bimbingan Teknis Penyusunan Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran  dan Operator Aplikasi Sidalih, di Hotel Menumbing Hotel Heritage, Sabtu (17/2/ 2018).
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang, menggelar Bimbingan Teknis Penyusunan Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran dan Operator Aplikasi Sidalih, di Hotel Menumbing Hotel Heritage, Sabtu (17/2/ 2018).

WOWPOLITIK --Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang, menggelar Bimbingan Teknis Penyusunan Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran dan Operator Aplikasi Sidalih, di Hotel Menumbing Hotel Heritage, Sabtu (17/2/ 2018).

Kegiatan di gelar, agar petugas lebih paham akan tugas dan fungsinya dalam melakukan pendataan data pemilih untuk Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota serentak tahun 2018.

Dalam kegiatan tersebut, ketua dan anggota PPK se-Pangkalpinang, hadir guna menyampaikan Daftar Investarisir Masalah di wilayah kecamatan dan kelurahan yang dihadapi oleh petugas selama melakukan coklit. Misalnya, dijelaskan Divisi Perencanaan dan Data Informasi KPU Kota Pangkalpinang, Yusmayadi, pemilih yang susah ditemui, pemilih yang identitasnya berbeda antara KTP dan KK, alamat yang tidak sesuai.

"Kendala yang ditemui petugas kita di lapangan, pada kegiatan ini kita diskusikan untuk ditindak lanjuti, sehingga pemilih sebagaimana dimaksud, tetap dapat dicoklit agar tetap terdaftar sabagi pemilih," jelas Yusmayadi.

Selain itu, lanjutnya, pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat sebagai pemilih, seperti sudah pindah jiwa dari Kota Pangkalpinang, sudah menjadi TNI/Polri, pemilih yang meninggal dunia dan lainnya, akan dicoret dari daftar pemilih.

"Daftar pemilih yang sudah dicoklit tersebut, akan dituangkan ke dalam laporan akhir coklit oleh PPDP, untuk selanjutnya kita input ke dalam Sidalih (Sistem Informasi Data Pemilih)," katanya.

"Selanjutnya menjadi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran untuk disusun menjadi Daftar Pemilih Sementara," katanya lagi.

Untuk itu, KPU mengimbau, agar masyarakat ikut serta melapor kepihaknya jika merasa tidak terdata.

"Kami mengimbau kepada masyarakat Kota Pangkalpinang, yang merasa belum di coklit agar bisa melaporkan kepada PPS setempat, agar segera dicek apakah terdaftar atau belum," imbuhnya.

Pihaknya, kata Yusmasyadi, tetap berusaha semaksimal mungkin untuk memastikan seluruh warga masyarakat Kota Pangkalpinang, yang sudah memenuhi syarat sabagai pemilih tetap terdaftar sebagai pemilih.

"Harapan kita pada akhirnya, seluruh warga yang sudah mempunyai hak pilih, dapat menggunakan hak pilihnya pada hari pemungutan suara nanti yaitu tgl 27 Juni 2018, sehingga dapat meningkatkan angka partisipasi pemilih di Kota Pangkalpinang," harapnya.(dag)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL