Empat Paslon Saling Sindir di Acara Deklarasi Ala Kite

Endi    •    Rabu, 14 Februari 2018 | 22:37 WIB
Pilkada
Empat pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang  saling sindir dalam orasi acara Deklarasi Ala Kite Lawan Politik Uang dan Politisasi Sara, Rabu (14/2/2018) di Taman Sari Kota Pangkalpinang.
Empat pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang saling sindir dalam orasi acara Deklarasi Ala Kite Lawan Politik Uang dan Politisasi Sara, Rabu (14/2/2018) di Taman Sari Kota Pangkalpinang.

WOWPOLITIK  -- Empat pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang  saling sindir dalam orasi acara Deklarasi Ala Kite Lawan Politik Uang dan Politisasi Sara, Rabu (14/2/2018) di Taman Sari Kota Pangkalpinang.

Sebelum acara deklarasi bersama, setiap paslon diberi waktu tiga menit untuk menyampaikan orasi. Dimulai dari Pasangan Rinaldi-Sarjulianto. Rinaldi sangat mengapresiasi deklarasi lawan poltik uang dan politisasi sara yang telah dilaksanakan oleh Panwaslu Kota Pangkalpinang.

"Memang kami jalur independen berbeda dari yang lain ,saya mengucapkan terimakasih untuk seluruh masyarakat yang telah mendukung kami dan terimakasih untuk Panwaslu Kota Pangkalpinang,” kata  Rinaldi.

Pasangan selanjutnya Udin-Edison dengan tetap kompak maju untuk orasi.

"Jangan pilih pemimpin karena uang , apalagi karena ayam, hancur Pangkalpinang ini. Jadi kita harus pilih pemimpin karena figurnya, visinya, programnya. Mari kita satukan hati kita, kita tolak politik uang, sara dan ayam,” kata Udin dalam orasi.

Sementara itu Edison mengingatkan agar para paslon lainnya berpolitik bersih,”Jika ada paslon menggunakan politik uang segera laporkan ke panwaslu, kami tentunya sudah punya visi misi ,yaitu menjadikan Pangkalpinang harus lebih baik,” kata Edison.

Sementara itu Maulan atau yang lebih dikenal dengan Molen tanpa ditemani oleh Sopian, dengan percaya diri naik ke panggung dan beorasi sendiri.

"Saya tidak akan



1   2      3