Usia Sudah 9 Tahun, Ilham Ternyata Belum Sekolah

Endi    •    Minggu, 28 Januari 2018 | 17:07 WIB
Viral
Komisioner KPAD Babel saat mengunjungi Ilham Rohim bocah penderita gizi buruk di RSUD Bangka Tengah. (Yanto/wowbabel)
Komisioner KPAD Babel saat mengunjungi Ilham Rohim bocah penderita gizi buruk di RSUD Bangka Tengah. (Yanto/wowbabel)

WOWVIRAL - Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Bangka Belitung, langsung menyambangi rumah sakit umum daerah (RSUD) Bangka Tengah, begitu mendapat kabar adanya pasien anak gizi buruk.

Ketua KPAD Bangka Belitung, Sapta Qodria, menyayangkan perlakuan orang tua bocah ini yang tidak tanggap terhadap kesehatan dan pendidikan anaknya.

"Kedatangan kami ke rumah sakit ini bekerjasama dengan pihak desa, terkait adanya informasi yang kami terima bahwa ada anak terkena gizi buruk, karena kurangnya perhatian dari orang tuanya," kata Sapta.

Menurut Sapta, melakukan pengawasan terhadap pendidikan dan kesehatan anak merupakan salah satu kewenangan pihaknya dan mencari solusi bersama pihak-pihak terkait, hingga menemukan jalan keluar terbaik untuk masa depan sang anak.

"Kami sudah sepakat dengan aparat desa untuk membantu pendidikan anak ini, karena sampai usia sembilan tahun belum bersekolah," ujarnya.

"Bersama instansi terkait lainnya, kami juga akan membantu dari segi pendidikan dan ekonomi keluarga ini," timpalnya.

Ilham Rohim (9) penderita gizi buruk, hidup bersama kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai tukang jahit, tinggal di sebuah rumah kontrakan di Desa Belilik, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah.

Mereka merupakan pendatang asal Sulawesi, yang satu bulan lebih menetap di desa tersebut. 

Saat ini, kondisi Ilham mulai membaik, namun masih harus menjalani perawatan secara intensif di RSUD Bangka Tengah.

"Diharapkan peran serta pemerintah turut meringankan beban keluarga ini. Terpenting kesehatan dan pendidikan anak ini mendapat perhatian serius pihak berwenang," tutup Sapta.



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL