Babel Surplus Listrik 96 MW, PLN dan Pemprov Jalin Kerjasama

Endi    •    Selasa, 16 Januari 2018 | 09:55 WIB
Ekonomi
Penandatanganan MoU PLN dan Pemprov Babel. (dok/PLN)
Penandatanganan MoU PLN dan Pemprov Babel. (dok/PLN)

WOWENERGI - PT PLN (Persero) Wilayah Bangka Belitung (Babel) memastikan kondisi daya listrik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah mencukupi. Tercatat daya mampu sistem Bangka sebesar 177 MW (megawatt) dengan beban puncak sebesar 134 MW. Sedangkan daya mampu sistem belitung tercatat 81 MW dengan beban puncak 39 MW. 

Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah menyampaikan terima kasih atas ketercukupan daya yang dan berjanji akan menyampaikannya kepada pada investor.

“Kami ucapkan terima kasih kepada PLN atas daya listrik yang surplus di Bangka Belitung, informasi ini sangat bermanfaat untuk kami sampaikan kepada para investor yang akan masuk ke Bangka Belitung,” sebut Fatah.

Guna mempermudah pemenuhan kebutuhan listrik investor, PLN menjalin kerjasama dengan pemerintah Provinsi Bangka Belitung. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Penandatanganan dilakukan oleh General Manager PLN Wilayah Bangka Belitung, Susiana Mutia dengan Wakil Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Abdul Fatah bertempat di ruang Tanjung Pesona Kantor Gubernur Bangka Belitung, Senin (15/1/2018) kemarin.

Penandatanganan ini bertujuan untuk meningkatkan kemudahan masyarakat mendapatkan listrik (getting electricity) baik keperluan rumah tanggan, bisnis, maupun industri. 

“Dengan adanya MoU ini, nantinya tersedia pertukaran informasi-informasi yang saling mendukung dalam rangka percepatan layanan penyediaan listrik di Bangka Belitung dan investor pun terlayani kebutuhannya dengan cepat,” ujar GM PLN Wilayah Bangka Belitung, Susiana Mutia. 

Penandatanganan nota kesepahaman ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama (PKS) antara PLN dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

"Saat ini yang sudah dalam tahap pembahasan adalah perjanjian kerjasama antara PLN dengan dinas pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) dalam hal pertukaran informasi dan percepatan pelayanan penyambungan listrik bagi para pelaku usaha," ungkap Susiana.

Selain itu, ada juga perjanjian kerjasama dengan dinas perhubungan dalam hal penyediaan layanan kelistrikan di lingkungan provinsi Bangka Belitung.



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE