Durian Cumasi Mahal dan Langka

Endi    •    Selasa, 02 Januari 2018 | 22:40 WIB
Travel
Yunita, warga Jakarta, sedang asyik menikmati durian tembaga asal Bangka.(dag)
Yunita, warga Jakarta, sedang asyik menikmati durian tembaga asal Bangka.(dag)

WOWKULINER --Berkunjung ke Bangka Belitung di saat musim liburan seperti sekarang, kurang lengkap rasanya kalau tidak mencicipi durian khas Bangka, pasalnya saat ini di Bangka Belitung sedang musim panen raya buah durian.

Karena lagi musim durian, mencari beragam jenis durian pun sangat mudah, apalagi jika anda sedang berada di Kota Pangkalpinang, sebab di sejumlah sudut tepi jalan Kota Pangkalpinang, ramai penjual durian musiman.

Durian Bangka memang terkenal dengan rasanya yang sangat khas, misalnya durian tembaga yang paling banyak diburu warga, terutama pelancong dari luar daerah.

Pelancong asal Jakarta, Yunita misalnya, mengaku sangat terkesan dengan liburannya ke Bangka kali ini lantaran disajikan dengan musim durian. Makanya dalam liburan ini tak mau dilewatkan wanita cantik ini untuk berburu durian khas Bangka.

Menurutnya, durian Bangka berbeda dari durian daerah lain karena buah durian matang secara alami sehingga memiliki cita rasa super enak.

"Durian tembaga ini sangat enak, selain rasanya legit, isinya juga tebal dan berwarna kuning. Enak bikin ketagihan ini durian," ujar Yunita saat ditemui wartawan saat menikmati durian di Jalan Sudirman Depan PT Timah Tbk, Pangkalpinang, Selasa (2/1/2018).

Tak cuma itu, kata gadis berwajah ayu yang datang bersama temannya itu, harga yang ditebus untuk satu buah durian tembaga seharga Rp 50 ribu itu, terbayar dengan nikmatnya isi durian tersebut.

"Murah juga ya durian di sini, ini durian yang saya makan jenis tembaga Rp 50 butir dan jenis susu Rp 30 ribu. Ya, kalau enak gini bayar mahal juga gak apa, tapi ini masih bersahabat dengan kantong kita," ucap Yunita penuh senyum.

Tibanya musim durian ini membuat pedagang musiman ketiban rejeki. Bahkan ratusan sampai ribuan buah durian laku terjual setiap harinya.

"Alhamdulillah pak, lumayanlah omsetnya, kalau saya rata-rata sehari mampu dapat omset hingga Rp 2 juta," kata Usman, penjual durian.

Ditempatnya berjualan, Usman menuturkan durian tembaga paling banyak diminati. Ia menambahkan durian ini diminati karena rasanya yang berbeda sehingga membuat siapapun ketagihan. Bahkan tak kalah dengan durian jenis cumasi atau tai babi, durian termahal asal Bangka yang dibanderol hingga Rp 350 ribu perbuah.

"Kalau bicara rasa, durian jenis tembaga ini gak kalah sama cumasi, ada rasa pahitnya, ada rasa manisnya, pembeli dari luar daerah suka jenis tembaga ini. Ada juga yang beli untuk dibawa ke tempat asalnya," ungkapnya.

Sementara untuk durian cumasi, kata dia, susah dicari, selain itu jarang sekali pedagang menjual langsung durian karena harganya yang mahal. Cumasi terbaik, lanjutnya, cuma ada di Jebus Kabupaten Bangka Barat.

Sementara durian cumasi di daerah lain kebanyakan tumbuh dengan sistem stek, sehingga citarasanya sedikit berbeda.

"Cumasi ini susah dicari dan kalau pun ada kita tidak berani jual langsung, pembeli harus pesan ke kita dulu baru kita beli sama pemilik pohon durian. Tapi sekarang susah carinya, langka," tukasnya.(dag)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE