Garuda dan Berkarya Tak Lolos

Abeng    •    Jumat, 15 Desember 2017 | 11:01 WIB
Nasional
Konferensi Pers penyampaian hasil penelitian administrasi Perpol di kantor KPU RI, Jakarta. (dok/KPU)
Konferensi Pers penyampaian hasil penelitian administrasi Perpol di kantor KPU RI, Jakarta. (dok/KPU)

WOWPOLITIK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan 12 partai politik yang melaju ke tahap verifikasi faktual, dari 14 parpol kloter pertama yang masuk tahap penelitian administrasi. Keputusan KPU setelah melakukan verifikasi administrasi parpol selama masa perbaikan.

Ketua KPU, Arief Budiman mengatakan, berdasarkan hasil penelitian administrasi perbaikan parpol calon peserta pemilu 2019, sebanyak 12 parpol dinyatakan lolos dan dua parpol tidak bisa melanjutkan ke tahap verifikasi faktual. Dua parpol yang tidak lolos ini adalah Partai Garuda (Gerakan Perubahan Indonesia) dan Berkarya.

"Berdasarkan hasil penelitian administrasi kita, ada 12 parpol dilanjutkan ke verifikasi faktual, sedangkan dua parpol tidak bisa melanjutkan ke verifikasi faktual," ujar Arief saat memberikan keterangan di kantor KPU, Jakarta Pusat, Kamis (14/12/2017) malam.

Pada kesempatan yang sama, komisioner KPU Hasyim Azhari menuturkan, ada dua jenis dokumen yang menjadi syarat sebuah partai lolos penelitian administrasi perbaikan, yakni dokumen yang diserahkan ke KPU Pusat dan KPU Daerah.

Dokumen administrasi tersebut meliputi kepengurusan, keterwakilan perempuan, kantor, rekening dan keanggotaan.

"Basis penelitian KPU ada di dua tingkatan tadi. Dokumen parpol harus lengkap. Kalau kepengurusan mulai dari tingkat pusat sampai kecamatan. Kalau rekening bank itu yang dimiliki DPP hingga kabupaten atau kota," ucap Hasyim.

Di tempat terpisah Komisioner KPU Provinsi Bangka Belitung, Robert Randu Wandra mengatakan KPU Provinsi dan kabupaten/kota hanya menerima keputusan KPU RI dari hasil verifikasi administrasi. Selanjutnya KPU Provinsi dan kabupaten/kota menyampaikan hasil ke partai politik masing-masing di daerah.

Ke-12 parpol yang lolos verifikasi faktual selanjutnya adalah PAN, PDI Perjuangan, Demokrat, Gerindra, Golkar, Nasdem, Hanura, PKS, PKB, PPP, Perindo, dan PSI.

Halaman