Ternyata Sudah 2 Pasien Difteri yang Meninggal Dunia di Bangka Selatan

Toni    •    Senin, 11 Desember 2017 | 16:41 WIB
Viral
Kepala Bidang Penanggulangan dan Pencegahan Dinkes Pemkab Basel, Didi Nopriadi. (Toni/ Wow Babel)
Kepala Bidang Penanggulangan dan Pencegahan Dinkes Pemkab Basel, Didi Nopriadi. (Toni/ Wow Babel)

WOWVIRAL - Dinas Kesehatan kabupaten Bangka Selatan, mengklarifikasi jumlah pasien yang meninggal dunia akibat terjangkit virus Difteri di Kabupaten Basel.

Kepala Bidang Penanggulangan dan Pencegahan Dinkes Basel, Didi Nopriadi sebelumnya mengatakan bahwa, dari total dua kasus dan satu kasus pasiennya meninggal dunia. Namun, ternyata kedua pasien yang terjangkit virus Difteri tersebut meninggal dunia. 

"Saya klarifikasi bahwa dari total dua kasus, keduanya ternyata meninggal dunia," kata Didi Nopriadi mengklarifikasi.

Ia mengungkapkan, kedua pasien masing masing bernama Ferdi (4) Warga Jl. Puput , Desa Gadung, kecamatan Toboali, dan satu pasiennya lagi bernama Fitriani (8) Warga Jl. Damai, Kelurahan Tanjung Ketapang, Kec. Toboali. 

"Pasien atas nama Ferdi warga Puput meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit Koba pada bulan Juni, dan Fitriani warga jalan damai meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit Depati Hamzah Pangkalpinang bulan Juli," terangnya. 

Menurut Didi, kedua pasien diketaui sebelumnya tidak tuntas mengikuti program imunisasi, sehingga pasien dengan mudah terjangkit virus menular tersebut.

"Informasi  keluarga bahwa kedua pasien tidak tuntas mengikuti program imunisasi," ujarnya.

Lanjut Didi, Fitriani merupakan warga pendatang asal Palembang dan baru tiga tahun menetap di Bangka Selatan, dan korban masih duduk dibangku kelas 1 Sekolah Dasar. Sementara pasien atas nama Ferdi belum Sekolah dan asli warga Bangka Selatan. 

Dengan kejadian tersebut, dinas kesehatan mengimbau agar masyarakat wajib mengikut sertakan anak program imunisasi untuk mencegah terinfeksi virus Difteri.

"Kalau pun terinfeksi tidak terlalu parah. Untuk itu saya mengimbau kepada seluruh masyrakat agar anaknya di imunisasi, karena sangat penting untuk kesehatan anak," imbuhnya.



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL