Seru, Lomba Buat Martabak BBFF Bikin Ngiler

Endi    •    Minggu, 10 Desember 2017 | 06:13 WIB
Travel
Launa Wati Gustin, salah satu peserta lomba membuat martabak.(dag)
Launa Wati Gustin, salah satu peserta lomba membuat martabak.(dag)

WOWPANGKALPINANG -- Bangka Belitung Food Festival (BBFF) sukses menggelar lomba buat martabak, yang di gelar di Citraland Botanical City, Sabtu (9/12/2017) petang.

Meski hanya diikuti enam regu, lomba tersebut cukup menyita banyak pasang mata yang ingin melihat keunikan kreasi para peserta lomba dalam membuat martabak. Dengan peralatan yang telah disiapkan, peserta beradu kreatif, menarik, inovatif serta menciptakan kreasi rasa enak dalam setiap martabak yang mereka buat. Bahan seperti tepung terigu yang telah dicampur dengan resep tambahan lainnya, gula, margarine, coklat, wijen, kacang tanah yang telah di tumbuk, keju, susu, dan alat pendukung lainnya telah disiapkan oleh masing-masing peserta.

Sebelum aba-aba dimulainya perlombaan, para peserta lebih dulu dipersilahkan memanaskan wajan datar anti lengket atau teplon.

Setelah dinyatakan siap para peserta yang merupakan pembuat dan penjual martabak ini, dengan teliti memasukan adonan tepung terigu yang telah dicampur air ke dalam tuplon. Di tahap ini martabak atau hoklopan mulai terbentuk, lalu ditaburkan gula pasir. Setelah dinyatakan matang martabak pun diangkat lalu dioleskan margarine sebelum bahan seperti wijen, kacang, keju maupun coklat ditambahkan pada hoklopan sesuai keinginan dan hoklopan pun siap disajikan.

Dalam membuat satu loyang martabak, panita tidak mematok waktu dan yang dinilai adalah cita rasa dan penampilan. Hasilnya berbagai jenis martabak dengan citarasa berbeda bahkan beragam warna, seperti hitam, coklat, merah, hijau berhasil dibuat para peserta. Kegiatan yang di gagas Gabungan Industri Pariwisata (GIPI) Babel ini, bertujuan untuk mempopulerkan kuliner khas Babel, guna memberdayakan sektor UMKM agar bisa berkembang dan maju.

"Dalam tiga tahun belakangan kuliner yang mendominasi pempek, mereka sudah banyak berinovasi, kenapa tidak dengan martabak yang orang kita sendiri yang bikin dan asli punya kita," kata Ketua GIPI Babel, Djohan Ridwan Hasan.

"Kita sedang mendorong agar martabak ini dan lempah kuning menjadi ikon kuliner pariwisata Babel," tambahnya.

Sementara itu, salah satu peserta Launa Wati Gustin, mengaku senang bisa ambil bagian dalam event tersebut. Menurutnya, kegiatan akan berdampak positif bagi kemajuan kuliner Babel.

"Kita buat martabak wijen martabak asli Bangka. Jarang-jarang kegiatan seperti ini. Semoga tahun-tahum berikutnya dapat diadakan lagi," harapnya.(dag)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE