PPP Berharap Gerindra Ikut Mengusung Udin-Edison

Muri_Setiawan    •    Jumat, 08 Desember 2017 | 10:51 WIB
Pilkada
Saparudin dan Edison Taher. (dokpri/ fb. @udin.sepengkal)
Saparudin dan Edison Taher. (dokpri/ fb. @udin.sepengkal)

WOWPILKADA - Pekerjaan cukup berat menanti kandidat pasangan Udin-Edison. Sejauh ini baru PPP yang memberikan dukungan kepada mereka. Sementara, untuk bisa maju Pilwako 2018, pasangan kandidat minimal harus memiliki 6 kursi.

Hal ini juga menjadi pemikiran Amri Cahyadi, yang juga akan melakukan lobi-lobi politik ke partai politik lainnya yang sampai saat ini belum mengambil keputusan.

“Koalisi, sekarang baru PPP, masih kurang 2 kursi, kita masih menunggu keputusan dari partai lainnya, kita berharap Gerindra bisa mendukung, kemudian partai lainnya yang belum mendeklarasikan diri bergabung. Proses ini kita percayakan kepada pak Udin dan Edison. Selanjutnya setelah mendapat dukungan yang cukup, kita akan deklarasikan bersama dan berharap meminta dukungan dari masyarakat,” terangnya kepada wartawan, Kamis (7/12/2017) di Pangkalpinang.

Dikatakan Amri, kandidat pasangan bakal calon Udin-Edison, memiliki nilai jual sangat tinggi ke parpol lainnya. Karena keduanya tidak murni dari kader internal PPP, sehingga akan menjadi hal positif bagi partai lain memberikan dukungan yang sama.

Amri juga berharap, Udin dan Edison ikut melakukan komunikasi dengan partai lainnya, agar memuluskan keduanya mendapat syarat dukungan minimal saat pendaftaran mendatang.

“Kita memang sudah paket, tetapi paket ini bukan murni orang PPP. Kalau misalnya, yang diusungnya murni kader PPP, mungkin saja daya tolak partai lain agak besar. Ini kita tawarkan non partisan, kami meyakini parpol lainnya memahami alasan PPP mengusung ini, dan saya meyakini juga pak Udin bisa menjelaskan ke partai lainnya untuk mendapatkan dukungan,” sebutnya.

Amri sendiri menegaskan bahwa PPP tidak ingin tergesa-gesa dalam menentukan sikap politik dalam Pilwako tahun depan.

“Mengapa kita baru membuka hari ini, mengingat inikan politik. Dalam konteks pilkada itu, ada aturan batasan kursi parpol untuk mengusung kandidat. Dan PPP baru 4 kursi. Dan kita berharap saat deklarasi, sudah dihadiri dukungan parpol yang cukup,” ujarnya.

“Namun PPP, kita sudah final mendukung beliau, paket. Kita berharap, kalau ditanyakan bagaimana kecukupan parpol pendukung, itu menjadi kewajiban paslon. Namun kamipun aktif berkomunikasi lintas parpol, namun belum final,” imbuhnya.



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL