PT Timah Bentuk Tim Khusus Garap Mineral Ikutan

Anjar Sujatmiko    •    Rabu, 29 November 2017 | 21:10 WIB
Ekonomi
Kondisi pertambangan timah yang dilakukan masyarakat secara konvensional di Babel. (muri/wowbabel.com)
Kondisi pertambangan timah yang dilakukan masyarakat secara konvensional di Babel. (muri/wowbabel.com)

WOWJAKARTA -- PT Timah Tbk (persero) membentuk Tim Khusus guna menangani mineral ikutan timah.

Hal ini diungkapkan sai menghadiri acara rapat umum pemegang saham luar biasa, di Hotel borobudur, Jakarta, Rabu (29/11/2017).

Rapat tersebut juga meresmikan bergabungnya PT Timah bersama PT Antam dan PT Bukit Asam kedalam Inalum, holding perusahaan tambang BUMN.

Riza menegaskan, timsus ini melakukan kajian dan evaluasi soal mineral ikutan yang selama ini belum termanfaatkan secara maksimal.

“Kita sedang melakukan kajian, dan sudah membentuk tim khusus terkait mineral ikutan. Hanya saja mineral timah tetap jadi prioritas dalam aktivitas produksi," katanya. 

Sementara itu, pasca bergabungnya perusahaan ke Inalum, sebanyak 4.841.053.951 saham Seri B milik PT Timah Tbk, atau 65% dialihkan kepada lnalum sebagai tambahan penyertaan modal negara dan saham Seri A PT Timah Tbk yang merupakan saham pengendali tetap dimiliki negara.

“Efisiensi akan menciptakan kinerja keuangan menjadi lebih baik. Dengan bersatu (menjadi holding), kemampuan skill SDM juga membaik karena kami akan sharing knowledge,” sebutnya.