Gabung ke Inalum, Kebijakan Operasi Masih Dipegang PT Timah

Anjar Sujatmiko    •    Rabu, 29 November 2017 | 20:38 WIB
Ekonomi
Dirut PT. Timah, Riza Pahlevi. (Anja_Sujatmiko/wowbabel.com)
Dirut PT. Timah, Riza Pahlevi. (Anja_Sujatmiko/wowbabel.com)

WOWJAKARTA -- Direktur Utama (Dirut) PT Timah Tbk Riza Pahlevi meminta kepada masyarakat Bangka Belitung untuk tidak mengkhawatirkan dengan bergabung PT. TIMAH, Tbk menjadi salah satu anggota Holding perusahaan pertambangan.

Menurutnya,dengan ditariknya PT. TIMAH menjadi anggota Holding tidak akan memengaruhi ada perubahan dari kegiatan operasi maupun perubahan kebijakan operasi perusahaan.

"Jadi semua kegiatan operasi maupun kebijakan operasi masih tanggung jawab dari PT. Timah. Kantor pusat tetap ada di Pangkalpinang, jadi masyarakat tidak perlu khawatir," ujarnya usai menghadiri acara rapat umum pemegang saham luar biasa, di Hotel borobudur, Jakarta. Rabu (29/11/2017).

Riza pun menuturkan akan mengganti smelter lama dan akan membangun smelter baru agar produksi dapat lebih efisien.

Sementara itu, sebanyak 4.841.053.951 saham Seri B milik PT Timah Tbk, atau 65% dialihkan kepada lnalum sebagai tambahan penyertaan modal negara dan saham Seri A PT Timah Tbk yang merupakan saham pengendali tetap dimiliki negara.

“Efisiensi akan menciptakan kinerja keuangan menjadi lebih baik. Dengan bersatu (menjadi holding), kemampuan skill SDM juga membaik karena kami akan sharing knowledge,” tandasnya.