Penambahan TPS Ditolak, KPU Babel Gelar Simulasi Regrouping TPS

Firman    •    Jumat, 12 April 2019 | 23:06 WIB
Pilkada
Komisioner KPU Bangka Belitung (Babel) Guid Cardi.(fn/wb)
Komisioner KPU Bangka Belitung (Babel) Guid Cardi.(fn/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Penambahan tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang diajukan KPU Bangka Belitung  ditolak KPU RI. Pasalnya penetapan jumlah TPS se-Indonesia sudah terlebih dahulu dilakukan sebelum KPU Babel mengajukan tambahan.

Komisioner KPU Bangka Belitung (Babel) Guid Cardi, mengungkapkan pihaknya terpaksa menggelar simulasi regrouping (penggabungan--red) TPS di KPU Kabupaten/Kota. Pengajuan penambahan TPS itu berada di lokasi Lapas Narkotika, Lapas Perempuan dan Lapas Tuatunu.

"Untuk itu ada beberapa TPS yang pemilihnya sudah over akan dialihkan ke TPS yang berdekatan," ungkap Guid Cardi, pada acara Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Provinsi Babel untuk Pemilihan Umum Tahun 2019, Jumat (12/4/2019) di Sahid Hotel Bangka.

"Akan tapi secara nasional jumlah TPS sudah ditetapkan sebelumnya dan usulan kita tidak disetujui oleh KPU Pusat. Jadi sesuai aturan Undang-Undang maksimal satu TPS ada 500 pemilih, peraturan KPU maksimal 300 pemilih, ini sudah berlebihan dan over. Ini akan kita simulasikan regrouping pemilih," jelas Guid.

Guid mengungkapkan seperti jumlah pemilih di Lapas Narkotika mencapai 624 orang, namun hanya ada satu TPS. Sementara itu ada juga satu TPS di Lapas Perempuan yang rencananya akan dialihkan ke Lapas Narkotika, karena hanya ada 39 pemilih.

"Sedangkan di TPS terdekat hanya ada 200-an pemilih, tepatnya TPS 07 di sekitar Polsek Taman Sari," imbuhnya.

Dikatakan



1   2