Mahasiswa Asal Babel Jalani Kerja Paksa di Taiwan, DPRD Babel Bakal Datangi Kemenlu

Anjar Sujatmiko    •    Kamis, 03 Januari 2019 | 14:49 WIB
Video Kite
Ketua DPRD Bangka Belitung Didit Srigusjaya memimpin rapat dengar pendapat dengan jajaran eksekutif terkait pemberitaan nasib mahasiswa asal Bangka Belitung yang berada di Taiwan, sehingga berita ini tidak simpang siur.(kill/wb)

PANGKALPINANG, Wowbabel.com --  DPRD Provinsi Bangka Belitung menggelar rapat dengar pendapat terkait kondisi mahasiswa asal Babel yang dikabarkan menjalani kerja paksa di Taiwan.

Rapat yang digelar di Gedung DPR  Babel, Kamis (3/1/2019) tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bangka Belitung,  Didit Srigusjaya.  Selain sejumlah anggota DPRD Babel, tampak pihak eksekutif juga menghadiri rapat ini.

Pihak DPRD Bangka Belitung menggelar rapat dengar mendapat lantaran pihaknya mendapat informasi jika mahasiswa asal Babel yang magang di Taiwan mendapat perlakuan yang kurang mengenakan. Bahkan informasinya mereka menjalani kerja paksa.

Ketua DPRD Bangka Belitung Didit Srigusjaya  mengungkapkan ada tekanan terhadap mahasiswa yang sedang studi di Taiwan, sehingga mereka takut untuk menyampaikan kondisi sebenarnya di Taiwan.  Namun Didit enggan menyebutkan sumber yang menyampaikan tersebut.

"Ada yang wa saya, sampai bersumpah (Demi Allah) mereka takut karena ada tekanan," ujarnya, Kamis (3/1/2019) saat memimpin rapat dengar pendapat dengan jajaran  Pemprov Babel di ruang Banmus.

Pihaknya pun berencana akan mendatangi Kemenlu dan Kemenaker untuk mengetahui nasib mahasiswa Babel yang sedang berada di Taiwan.

"Kita hargai apa yang telah di sampaikan ekskutif, namun perlu kita meluruskan benar atau tidaknya informasi ini," tukasnya.(kill)